Suara.com - Koalisi Rakyat Untuk Keadilan Perikanan (Kiara) berharap pasangan presiden dan wakil presiden terpilih periode 2014-2019 Joko Widodo dan Jusuf Kalla bisa menyejahterakan nelayan Indonesia.
Sekjen Kiara, Abdul Halim mengatakan, pidato perdana Jokowi-JK di atas kapal Pinisi sangat cocok dengan visi-misi keduanya, yang sangat kental dengan pembangunan dunia maritim Indonesia.
"Dalam lima tahun masa kemimpinannya, Jokowi-JK harus bisa membuktikan keberpihakannya pada nelayan," ujar Abdul Halim, di Jakarta, Kamis (24/07/2014).
Ia menambahkan, kesejahteraan yang belum diperoleh nelayan disebabkan belum terealisasinya pengelolaan perikanan berdasarkan bisnis perikanan.
Karena itu, Kiara akan mendesak Jokowi-JK untuk segera mengesahkan RUU perlindungan dan pemberdayaan Nelayan yang telah ada sejak tahun 2013.
"Semoga Jokowi-JK dapat merealisasikan RUU tersebut pada tahun pertama pemerintahan, dan kami juga berharap ada keleluasaan bagi nelayan kecil untuk melaut demi kesejahteraan nelayan," ungkapnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Prabowo Minta Purbaya Ganti Pimpinan Bea Cukai, Singgung Kasus Era Orde Baru
-
Pemerintah Beri Insentif Pajak 0 Persen Bagi Eksportir SDA, Ini Syaratnya
-
Sentimen BUMN Makelar Eskpor Bikin IHSG Kacau Balau, Ambruk Lagi 0,82%
-
Devisa Hasil Ekspor SDA Wajib Ditempatkan di Bank Himbara, Ini Skemanya
-
Mulai 1 Juni, BUMN Siap Jadi Makelar Ekspor SDA
-
IHSG Ditutup di Zona Merah, BRI Sekuritas Berikan Peringatan Keras
-
Belanja Negara Melonjak Rp 1.082 T April 2026, Purbaya Bantah Ekonomi Tumbuh karena Dana Pemerintah
-
Petani Sawit Protes Badan Ekspor, Mirip Monopoli Cengkeh Era Soeharto
-
IHSG Anjlok Usai Kenaikan BI-Rate, Pengamat Ungkap Peluang Technical Rebound
-
Apa Itu Planogram? Viral Penataan Produk Kopdes Merah Putih Dikritik Tak Menarik