- Indeks Harga Saham Gabungan melemah 0,82 persen ke level 6.318 pada perdagangan hari Rabu, 20 Mei 2026.
- Pelemahan IHSG dipicu sentimen kebijakan ekonomi Presiden Prabowo serta rencana kewajiban ekspor melalui BUMN sebagai pengekspor tunggal.
- Bank Indonesia menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin menjadi 5,25 persen, yang berdampak pada penguatan nilai rupiah.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ujung-ujung kembali melemah pada perdagangan, Rabu, 20 Mei 2026. IHSG ditutup melemah 0,82 persen ke level 6.318.
Mengutip riset Phintraco Sekuritas, anjoknya IHSG kali ini disumbang oleh sentimen besar mulai dari pidato Presiden Prabowo Subianto hingga keputusan suku bunga Bank Indonesia.
Phintraco menjelaskan pasar mencermati pidato Presiden Prabowo dalam Rapat Paripurna DPR terkait penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027.
Selain itu, perhatian investor juga tertuju pada rencana pemerintah yang akan mewajibkan ekspor komoditas sumber daya alam dilakukan melalui BUMN yang ditunjuk sebagai pengekspor tunggal.
Kebijakan tersebut dinilai memunculkan kekhawatiran baru di pasar terkait potensi perubahan tata niaga komoditas nasional, terutama pada sektor batu bara, CPO, dan mineral logam.
Tak hanya itu, sentimen datang dari instruksi Presiden Prabowo kepada bank-bank Himbara agar menurunkan suku bunga kredit bagi masyarakat kecil.
Di sisi lain, Bank Indonesia secara mengejutkan menaikkan BI Rate sebesar 50 basis poin menjadi 5,25 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Mei 2026. Kenaikan tersebut lebih tinggi dari ekspektasi pasar yang sebelumnya memperkirakan suku bunga hanya naik ke level 5 persen.
Keputusan agresif bank sentral itu turut mendorong penguatan nilai tukar rupiah sebesar 0,29 persen ke level Rp17.654 per dolar AS.
Dari sisi teknikal, Phintraco Sekuritas melihat indikator Stochastic RSI sudah berada di area oversold dan berpotensi membentuk golden cross yang dapat membuka peluang rebound jangka pendek.
Baca Juga: IHSG Ditutup di Zona Merah, BRI Sekuritas Berikan Peringatan Keras
Namun demikian, pelebaran histogram negatif Moving Average Convergence Divergence (MACD) masih berlanjut sehingga tekanan terhadap IHSG dinilai belum sepenuhnya mereda.
Trafik Perdagangan
Pada perdagangan hari ini, sebanyak 38,44 juta saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 22,34 triliun, serta frekuensi sebanyak 2,44 juta kali.
Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 217 saham bergerak naik, sedangkan 510 saham mengalami penurunan, dan 232 saham tidak mengalami pergerakan.
Pada hari ini, saham-saham yang mencatatkan kenaikan terbesar antara lain LCKM, SURE, APIC, INTD, MORA.
Sementara saham yang mengalami pelemahan terbesar adalah LMAX, LFLO, BANK, MIRA, IBFN.
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Penasihat Presiden Cari Karyawan Korban PHK TikTok Tokopedia
-
Kementerian Ekraf Perluas Pasar Produk Kreatif ke Kanada
-
Kemnaker Klaim Belum Ada Laporan PHK di TikTok Tokopedia
-
Bulog Dukung Gerakan Tanam Padi Serentak di Kawasan Cetak Sawah Merauke
-
BULOG Tindak Lanjuti Laporan Warga di Karawang, Perkuat Pengendalian Hama Gudang
-
Prambanan Jazz Festival Kembali Hadir, Pengunjung Bisa Nikmati Berbagai Promo lewat BRImo
-
Ekonom CORE Minta Danantara Buka Laporan Keuangan 2025, Buktikan Diri SWF Global
-
BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud, Setiap Indikasi Korupsi Dilaporkan ke APH
-
Legalisasi Sumur Minyak Rakyat Dinilai Jadi Titik Balik Industri Migas
-
Ekonomi Jakarta Melaju 5,59 Persen, Ini Strategi Pramono Menuju 50 Kota Global