- Kementerian PKP akan membedah total 82 rumah di Menteng Tenggulun, Jakarta Pusat, dengan target mulai akhir Maret 2026.
- Menteri PKP Maruarar Sirait meninjau lokasi pada 27 Februari 2026; dua rumah sudah selesai direnovasi.
- Program bedah rumah ini melibatkan dukungan dari pemerintah daerah, swasta, yayasan, dan TNI AL untuk warga padat.
Suara.com - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bakal membedah 82 rumah di kawasan Menteng Tenggulun, Jakarta Pusat. Jumlahnya bertambah 30 dari rencana awalnya sebanyak 82 unit.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait alias Ara meninjau lokasi pada Jumat (27/2/2026). Saat ini, sudah ada 2 rumah yang telah selesai direnovasi.
Di kawasan padat penduduk itu, Ara menyebut satu rumah bisa dihuni lebih dari dua Kepala Keluarga (KK). "Ada empat generasi di sini, semuanya tinggal sini. Jumlahnya sepuluh orang," ujarnya.
Ia merinci, penghuni rumah tersebut terdiri dari kakek berusia 85 tahun, anak 63 tahun, cucu 30 tahun, hingga cicit berusia lima tahun dengan total 10 orang tinggal bersama.
Program bedah rumah ini, kata Ara, dibantu oleh sejumlah pihak dari pemerintah daerah, yayasan sosial, swasta, hingga TNI AL.
Ara memastikan pekerjaan dimulai pada akhir Maret dan selesai pada Juli 2026.
"Kita akan mulai bekerja 28 Maret. Target selesainya Juli, ya," kata Ara.
Meski progres dan jumlah unit diperinci, Ara tidak menyebutkan total anggaran yang disiapkan. Saat ditanya soal dana untuk pembangunan lorong dan keseluruhan proyek, Ara tak mau membeberkannya.
"Pokoknya kita persiapkan sesiap-siapnya, seperlunya. Berapapun kita siap. Ya, siap kita baru tahu sudah terakhirnya. Karena kita enggak tahu berkembangnya. Nanti kalau bisa berkurang, bisa begini, ya. Sesiapnya kita siapkan," jelasnya.
Baca Juga: Proyek Percontohan Gentengisasi Prabowo Disorot, Kontraktor Jujur: Bukan Genteng, Kita Pakai Spandek
"Kalau seperlunya itu berarti at all cost. Tahu enggak at all cost?" lanjutnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Harga Bahan Baku Plastik Bisa Naik 70%, Apindo Sebut Pabrik Terancam Tak Produksi Bulan Depan
-
Volume Bongkar Muat IPC TPK Tumbuh Tipis 0,9% di Kuartal I-2026
-
CMNP Optimistis Menang Gugatan Rp 119 T Lawan Hary Tanoe, Incar Aset di Beverly Hills
-
Indonesia Cari Pasokan Energi Baru, Bahlil Temui Menteri Energi Rusia
-
Strategi Cegah Stunting Jasindo, dari Sawah ke Meja Makan
-
Harga Minyak Turun Makin Dalam, Kabar Gencatan Senjata AS-Iran Menguat
-
Konflik Timur Tengah Mereda? Harga Minyak Langsung Terkoreksi
-
BRI Bagikan Dividen Rp52,1 T, Pemegang Saham Terima Rp346 per Saham
-
Babak Baru Diplomasi AS-Iran, Trump Ingin Ada Kesepakatan Cepat Akhiri Perang Iran
-
Rupiah Menguat Tipis di Tengah Pelemahan Dolar AS, Cek Harga Kurs Hari Ini