Suara.com - PT Sumber Alfaria Trijaya sebagai pengelola toko berjaringan Alfamart telah menjual lebih dari 90 persen produk buatan dalam negeri atau produk lokal di seluruh toko jaringannya yang ada di Indonesia.
"Hal itu sesuai dengan peraturan Pemerintah melalui kebijakan Kementerian Perdagangan (Kemendag) yang mewajibkan pusat perbelanjaan dan toko modern untuk menjual 80 persen produk lokal alias buatan Indonesia," kata Corporate Communication General Manager Alfamart, Nur Rachman di Denpasar, Sabtu, (15/8/2014).
Alfamart yang didukung oleh oleh 600 pemasok dan principal yang merupakan perusahaan nasional sebagai pemegang merek yang ingin memasarkan produknya seluruh jaringan toko yang tersebar di seluruh Indonesia.
"Hal itu membuktikan bahwa Alfamart telah menerapkan Permendag NO.70/2013 tentang Pedoman Penataan Pasar Tradisional dan Pusat Toko Moderen," ujarnya.
PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk setuju dengan adanya kebijakan yang mengatur tentang kewajiban penjualan produk dalam negeri di toko-toko ritel atau toko moderen.
"Lebih dari 90 persen produk yang dijual merupakan produk buatan dalam negeri," ujarnya.
Selain itu, Alfamart juga mendukung pemasaran produk dalam negeri dengan memberikan kesempatan kepada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk memasarkan produk seluruh jaringan toko yang tersebar di seluruh Indonesia.
"Kami juga memberikan kesempatan kepada UMKM untuk memasarkan produknya melalui 'Home Brand' dengan Merek Alfamart. Pelaku usaha UMKM dapat memasarkan produknya di toko kami dengan mengikuti standar yang telah ditetapkan oleh perusahaan," ujarnya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
Terkini
-
BRI Dukung UMKM Brownies Ketan Naik Kelas, Lewat Pembiayaan dan Pendampingan Tembus Pasar Ekspor
-
BRI Hadirkan ORI030, Pilihan Investasi Aman untuk Bangun Portofolio
-
BNI Kuatkan Tata Kelola Penyaluran KUR
-
Purbaya Akui Penerimaan Bea Cukai 2026 Bisa Meleset dari Target
-
Shortfall Pajak 2026 Bisa Tembus Rp 46,9 Triliun, Purbaya Ancam Rumahkan Pegawai DJP
-
Bisnis Kopi UMKM Moncer 60% Berkat Jualan Online
-
Riset: 66,8% Anak Indonesia Sarapan dengan Kualitas Gizi Rendah
-
Kapan WIKA, WSKT, dan INAF Delisting? Ini Penjelasan BEI
-
Impor Garam Naik 13,1%, Target Swasembada 2027 Terancam
-
Emiten TUGU Andalkan GCG untuk Dongkrak Daya Saing Bisnis