Suara.com - Kementerian Sekretariat Negara membuka lowongan bagi calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk ditempatkan di lingkungan Kementerian Sekretariat Negara dan Sekretariat Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).
Dalam pengumuman tanggal 20 Agustus yang ditandatangani oleh Ketua Tim Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil Kementerian Setneg, Cecep Sutiawan, menyebutkan lowongan terdiri atas enam atas dasar lingkungan penempatannya.
Keenam formasi tersebut meliputi:
1. Lingkungan Kementerian Setneg di Jakarta
2. Lingkungan Istana Kepresidenan Bogor
3. Lingkungan Istana Kepresidenan Cipanas
4. Lingkungan Istana Kepresidenan Yogyakarta
5. Lingkungan Istana Kepresidenan Tampaksiring Bali
6. Lingkungan Sekretariat LPSK
CPNS yang dibutuhkan mulai dari umur 18 tahun hingga 35 tahun, lulusan D3 hingga S1 perguruan tinggi negeri, swasta, maupun luar negeri dengan indeks prestasi minimal 3,0. Sedang formasi jabatan yang dibutuhkan mulai analis hingga dokter gigi.
Pendaftaran secara online dibuka mulai 20 Agustus dan ditutup 3 September 2014 di https://panselnas.menpan.go.id. Setelah mendaftar di situs tersebut, pelamar akan mendapatkan user ID dan password yang akan digunakan untuk mendaftar di situs www.setneg.go.id.
Melalui situs setneg ini, para pelamar wajib mengirimkan (upload) lampiran perndaftaran berupa: ijazah, transkrip nilai akademik, KTP, pasfoto terbaru ukuran 4X6.
Panitia akan menyeleksi pendaftar secara online atas dasar peringkat IPK sebanyak 20 kali jumlah lowongan formasi.
Dikutip dari laman Setkab.go.id, Kamis (21/8/2014), lowongan formasi CPNS 2014 Kementerian Sekretariat Negara di antaranya untuk: a. 29 orang lulusan DIII Administrasi; b. 12 orang Diploma III Sekretaris; 8 orang DIII Komunikasi; 7 orang Sarjana (S1) Administrasi Negara; dan beberapa orang lulusan S1 Hukum.
Berita Terkait
-
Pihak Andrie Yunus Enggan Datang Sidang Perdana di Pengadilan Militer 29 April, Ini Alasannya
-
Andrie Yunus Surati Prabowo Usai 30 Hari Menanti Keadilan, Begini Isinya
-
Plus Minus Kapolri Ditunjuk Presiden Tanpa Restu DPR, Solusi Anti Utang Budi atau Sama Saja?
-
Amnesty Tanggapi Pencabutan Kartu Identitas Liputan Istana: Contoh Praktik Otoriter
-
Mau Punya Karier Panjang? 5 Alasan Profesi Property Manager Menjanjikan Buat Anak Muda
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya
-
Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan
-
Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya
-
Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
-
Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan
-
Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok