Suara.com - Pelanggan Starbucks melakukan aksi kebaikan yang disebut ‘paying it forward.” Aksi ini dilakukan para pelanggan Starbucks di Floria, Amerika Serikat. Lewat aksi ‘pay it forward” ini, pelanggan Starbucks akan membayar terlebih dahulu untuk pesanan yang dilakukan oleh konsumen di belakangnya.
Kemarin, seorang perempuan memesan es kopi di gerai Starbucks “drive thru”. Dia membayar untuk pesanan es kopinya itu dan untuk caramel macchiato yang dipesan oleh pelanggan di belakangnya.
Lalu, pelanggan di belakang perempuan itu juga melakukan hal yang sama yaitu membayar pesanan yang dipesan oleh pelanggan di belakangnya. Sejak dimulai pukul 7 malam hingga pukul 1.30 dini hari, sudah ada 260 pelanggan yang melakukan aksi “pay if forward” tersebut.
Setelah itu, pelayan Starbucks menanyakan kepada pelanggan terakhir bahwa pesanannya sudah dibayar oleh pelanggan sebelumnya dan apakah dia mau melanjutkan aksi “pay it forward” dengan membayar pesanan berikutnya.
Ketika pelanggan tersebut menyatakan setuju, maka aksi “pay it forward” itu kembali dilanjutkan. Total ada 378 pelanggan yang melakukan aksi kebaikan berantai tersebut.
Aksi ini berakhir ketika pelanggan ke-379 menolak untuk membayar pesanan konsumen di belakangnya. Salah satu pelayan di Starbucks Vu Nguyen mengatakan, pelanggan ke-379 itu kemungkinan tidak tahu inti dari “pay it forward” sehingga menolak untuk melanjutkan kegiatan itu. (USAToday)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Harga Emas Antam Turun Drastis, Kembali Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram
-
Harga Minyak Dunia Mendidih Lagi, Tapi di Bawah USD 100/Barel
-
IHSG Terkoreksi Pagi Ini ke Level 7.238, Tapi Diproyeksi Menguat
-
Presiden Prabowo Akan Bentuk Pusat Finansial Khusus di Bali, Tarik Investasi Asing
-
Marak Investor Bodong, SIPF Ingin Perluas Kewenangan dan Jaga Dana Pemodal
-
Tak Cukup Satu Gaji, Fenomena 'Side Hustle' Picu Geliat Bisnis Franchise di FLEI 2026
-
BI : Uang Primer Tumbuh Melambat Jadi Rp2.386,5 Triliun Akhir Maret 2026
-
Bidik Sektor Strategis, Anthony Leong Siap Tarung di Bursa Calon Ketum HIPMI
-
Bahlil Sebut Penyesuaian Harga BBM Nonsubsidi Masih Dikalkulasi
-
BRI Life Incar Pasar Kesehatan Premium