Suara.com - PT Pertamina (Persero) akan melakukan koordinasi dengan aparat Kepolisian untuk mencegah aksi pengoplosan elpiji bersubsidi 3 kilogram (Kg) untuk dimasukan ke dalam tabung 12 Kg.
Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya mengatakan, ada indikasi upaya pengoplosan elpiji bersubsidi 3 Kg menyusul keputusan Pertamina menaikkan harga elpiji 12 kg.
"Elpiji 3 Kg bersubsidi Rp 4250 per Kg, sedangkan 12 Kg Rp 9519 per kg dibanidngkan elpiji 4250. karena perbedaan ini ada upaya pengoplosan," kata Hanung di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Kamis (11/9/2014).
Hanung mengungkapkan, aksi pengoplosan tersebut sudah termasuk tindakan kriminal. Karena itu untuk mengantisipasinya Pertamina melakukan kordinasi dengan pihak Kepolisian.
"Kordinasi dengan aparat kepolisian terjadi pengoplosan dari 3 kg ke 12 Kg,kami bekerja sama dengan aparat kepolisian karena itu kriminal," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
3 Kapal Tanker Raksasa 'Bebas' Lewati Selat Hormuz Hari Ini, Pertanda Baik?
-
BUMN Fasilitasi UMKM, Tambah Akses Pasar untuk Produk Lokal
-
Aliran Dana Asing ke Indonesia Ditentukan Pengumuman MSCI Besok
-
Pasar Properti Asia Tenggara dan Australia Stabil di Tengah Tantangan Ekonomi Global
-
Bos Danantara Nilai IHSG Goyah Karena Rupiah Lemes, Faktor MSCI Kurang Signifikan
-
Meski Sudah Deal, Bahlil Akui Impor Minyak Mentah dari Rusia Terhambat
-
Purbaya Incar Pajak Ecommerce Usai Diprotes Pedagang Offline, Tapi Akui Belum Pede
-
Pelaku Usaha: Biaya-biaya di E-Commerce Mulai Tak Masuk Akal
-
Produk Lokal RI Siap Ekspor ke Pasar ASEAN Berkat Jualan Online via Live
-
Bahlil Sebut Implementasi B50 Punya Peluang Molor Lagi