Suara.com - Harga daging sapi di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, mengalami kenaikan signifikan tiga hari menjelang pelaksanaan Hari Raya Idul Adha.
Berdasarkan pantauan suara.com, Senin (2/10/2014) harga tersebut naik dari Rp92.000 per kilogram.
Menurut pedagang daging sapi bernama Salim kenaikan harga saat ini, antara lain, dipicu tingginya harga karkas (daging plus tulang) di rumah pemotongan hewan sejak memasuki bulan September 2014 atau menjelang Idul Adha.
"Sekarang harganya masuk lagi ke Rp100 ribu per kg karena harga karkas Rp78 ribu per kg," kata Salim.
Salim mengungkapkan harga daging sapi sebenarnya sempat turun sebulan setelah Hari Raya Idul Fitri lalu, tepatnya Agustus, dari Rp95 ribu per kilogram ke level Rp92 ribu per kilogram.
"Lalu sekarang kembali naik," katanya.
Pemicu kenaikan harga daging yang lainnya, kata dia, karena ketersediaan pasokan sapi yang berkurang.
"Pengaruh ke konsumen dan pedagang. Biasanya saya bisa jual 70 kg per hari, kini hanya 40 kg per hari," katanya.
Salim memperkirakan harga daging sapi akan terus naik mendekati hari H Idul Adha. Seperti tahun lalu, sehari sebelum Idul Adha harganya sampai Rp105.000 per kilogram.
Sementara harga daging ayam kampung di Pasar Kramat Jati, juga naik tipis, dari Rp32.500 kilogram menjadi Rp35 ribu per kilogram.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Usai 'Dikeroyok' Sentimen Negatif, IHSG Jadi Indeks Berkinerja Paling Buruk di Dunia
-
Pertamina Integrasikan Tiga Anak Usaha ke Sub Holding Downstream
-
PANI Tutup 2025 dengan Pra Penjualan Rp4,3 Triliun, Capai Target 100%
-
Moodys Goyang Outlook 7 Raksasa Korporasi Indonesia: BUMN Mendominasi
-
IHSG Loyo ke Level 7.935 Pekan Ini, Investor Asing Masih 'Buang Barang' Rp11 Triliun
-
MBG Diperlukan Di Tengah Tantangan Ekonomi?
-
POP Merek: Terobosan DJKI Percepat Layanan Publik Dalam 10 Menit
-
Pupuk Indonesia Gandeng 1.620 Inovator Demi Perkuat Kemandirian Pangan Nasional
-
Industri Sawit RI Sumbang Output Rp1.119 Triliun dan Serap 16,5 Juta Pekerja
-
Tukar Uang di BCA Minimal Berapa? Ini Tata Cara Jelang Ramadan 2026