Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) meneruskan tren positif dan bertahan di zona hijau. Pada sesi penutupan perdagangan, Rabu (15/10/2014), IHSG menguat sebesar 48,35 poin (0,82 persen) ke posisi 4.962,94. Sementara indeks 45 saham unggulan (LQ45) naik 7,76 poin (0,93 persen) ke posisi 838,11.
"Positifnya bursa saham di kawasan regional membuat pelaku pasar saham di dalam negeri melanjutkan aksi beli," kata Kepala Riset Woori Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada.
Namun, menurut dia, kenaikan indeks BEI masih cenderung tertahan menyusul masih adanya aksi lepas dari investor asing. Dalam data perdagangan BEI, investor asing membukukan jual bersih (nett sell) sebesar Rp182,549 miliar pada Rabu ini (15/10/2014).
"Mayoritas sektor seperti pada saham-saham di industri keuangan, konsumer, dan manufaktur cukup memberikan amunisi untuk menopang IHSG di area positif pada Rabu ini," katanya.
Analis HD Capital Yuganur Wijanarko menambahkan bahwa sentimen politik di dalam negeri yang cenderung positif menjelang pelantikan Presiden-Wapres RI baru membuat pelaku pasar saham kembali mengambil posisi beli.
Di sisi lain, lanjut dia, secara teknikal indeks BEI mencoba untuk keluar dari tren pelemahan. Beberapa saham yang dapat diperhatikan untuk diakumulasi diantaranya, bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA), Wijaya Karya Tbk (WIKA) , PT PP Tbk (PTPP).
Tercatat transaksi perdagangan saham di BEI sebanyak 234.941 kali dengan volume mencapai 3,16 miliar lembar saham senilai Rp4,62 triliun. Tercatat, efek yang mengalami penguatan sebanyak 180 saham, turun sebanyak 141 saham, dan tidak bergerak nilainya atau stagnan 71 saham.
Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng menguat 92,08 poin (0,40 persen) ke 23.140,05, indeks Nikkei naik 137,01 poin (0,92 persen) ke 15.073,52 dan Straits Times menguat 8,94 poin (0,28 persen) ke posisi 3.203,76. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
IHSG Ambruk 4 Persen, Indeks Saham Turun ke Level 5.000-an
-
Wall Street Rontok Setelah Pertemuan Donald Trump dengan Xi Jinping
-
Negosiasi AS-Iran Gagal, Wall Street Bisa Kembali Kebakaran
-
Belum bangkit, IHSG Ditutup Anjlok 4,88 Persen ke Level 7.922
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP
-
Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini
-
4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak
-
IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini
-
Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan
-
Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur
-
PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif
-
Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan
-
Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara
-
IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!