Suara.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali bangkit dan mulai memasuki zona hijau. Pada sesi pembukaan perdagangan, Rabu (5/11/2014), IHSG menguat tipis sebesar 4,30 poin atau 0,08 persen menjadi 5.075,24, dan indeks 45 saham unggulan (LQ45) menguat 1,08 poin (0,13 persen) ke level 865,37.
"Ekspektasi positif terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diperkirakan tumbuh menjadi katalis positif bagi indeks BEI menuju area positif," kata Head of Research Valbury Asia Securities Alfiansyah di Jakarta, Rabu, (5/11/2014).
Ia mengemukakan bahwa pasar memperkirakan perekonomian Indonesia tumbuh 5,1 persen pada kuartal III 2014 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk tahun fiskal 2014 yakni di kisaran 5,1-5,5 persen.
Ia menambahkan bahwa secara persentase pertumbuhan Indonesia juga relatif lebih baik dibandingkan negara ekonomi G-20 lainnya, mengingat Indonesia masih ditopang besarnya konsumsi masyarakat.
Kendati demikian, lanjut dia, kepastian dari pemerintah untuk menaikan harga bahan bakar minyak (BBM) masih ditunggu pasar, kondisi itu bisa menimbulkan spekulasi di pasar sehingga bisa menjadi tekanan bagi IHSG BEI hari ini.
"Sampai saat ini besaran kenaikkan BBM masih dibahas. Kemungkinan harga BBM bersubsidi akan naik di kisaran Rp2.000-Rp3.000 per liter," katanya.
Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng melemah 137,34 poin (0,58 persen) ke 23.708,32, indeks Nikkei turun 34,34 poin (0,20 persen) ke 16.829,25, dan Straits Times melemah 3,08 poin (0,09 persen) ke posisi 3.279,29. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP
-
Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini
-
4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak
-
IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini
-
Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan
-
Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur
-
PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif
-
Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan
-
Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara
-
IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!