Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia berhasil menembus level 5.100. Pada sesi penutupan perdagangan, Selasa (18/11/2014), IHSG ditutup menguat 48,5 poin atau 0.9 persen ke posisi 5.102,469.
Penguatan indeks saha terjadi bersamaan dengan keputusan pemerintah yang menaikan harga BBM sebesar Rp2.000 per liter. Pelaku pasar merespon positif kenaikan harga BBM itu dengan melakukan aksi beli saham.
Volume perdangan 6,3 miliar lot saham dengan nilai transaski Rp5,3 triliun dan frekwensi 249.678 kali. Ada 192 saham yang naik, 111 saham turun dan 88 saham stagnan.
“Pelaku pasar sudah lama menantikan keputusan pemerintah untuk menaikkan harga BBM. Menguatnya bursa regional juga memberikan sentiment positif yang berimbas kepada penguatan indeks saham,” kata Satrio Utomo, Kepala Riset Universal Broker kepada suara.com, Selasa (18/11/2014).
Lonjakan juga dialami sebagian besar indeks saham di Asia. Bursa saham Tokyo ditutup naik 2,18 persen didorong yen lebih lemah dan perburuan saham murah setelah jatuh sehari sebelumnya dalam menanggapi data yang menunjukkan ekonomi Jepang telah merosot ke dalam resesi.
Indeks Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo, yang kehilangan hampir tiga persen pada Senin, berakhir naik 370,26 poin menjadi 17.344,06. Indeks Topix dari semua saham papan utama bertambah 2,10 persen atau 28,75 poin, menjadi 1.394,88.
Bursa saham Singapura berakhir lebih tinggi pada Selasa, dengan indikator utama Straits Times Index (STI) naik 25,06 poin atau 0,76 persen, menjadi 3.313,73.
Sebanyak 1,28 miliar saham berpindah tangan senilai 1,01 miliar dolar Singapura (808 juta dolar AS), dengan 235 saham naik, 181 saham turun, sementara 525 saham lainnya tidak berubah. (RTI/Antara/AFP)
Berita Terkait
-
Purbaya Klaim Harga BBM Naik Berefek Minim ke Inflasi
-
Kenaikan Pertamax Bikin Kaget, Pengguna Xpander Menjerit: Rp480 Ribu Pun Belum Bisa Full Tank!
-
Efek Harga BBM Naik: Kelas Menengah Jadi Korban, Konsumsi Petralite Makin Tinggi
-
Kenaikan Harga Pertamax Hantam Pengemudi Ojol, Pendapatan Terancam Tergerus
-
Ekonom Sayangkan Harga BBM Naik Terlalu Tinggi, Padahal Pemerintah Bisa Cegah Sejak Awal
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Pipa Cisem II Beroperasi Penuh, KITB Dapat Suntikan Energi Baru
-
Borok Investasi Asing Mencuat, Sering Terlantarkan Hak Pekerja
-
Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan
-
Investasi AI di Indonesia Tetap Jalan Meski Rupiah Lemah
-
Kereta 12 Rangkaian Akan Layani Green Line Tanah Abang - Rangkasbitung
-
Pemerintah Tepat Naikkan Harga Pertamax
-
Ekonom UGM Bongkar Stress Test APBN, Rupiah Rp18.200 Jadi Ambang Kritis
-
Purbaya Klaim Harga BBM Naik Berefek Minim ke Inflasi
-
Kenaikan Pertamax Bikin Kaget, Pengguna Xpander Menjerit: Rp480 Ribu Pun Belum Bisa Full Tank!
-
Terungkap, Harga Pertamax Aslinya Rp21.000 per Liter