Suara.com - Pemerintah menggelar rapat koordinasi (rakor) membahas dampak dari kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Rapat berlangsung di kantor Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Sofyan Djalil.
Berdasarkan pantauan Suara.com, sejak pukul 08.00 WIB sudah banyak menteri yang berdatangan, diantaranya Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Menko Maritim) Indroyono Soesilo, Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro, Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo, dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo.
Sebelum masuk ke ruang rakor, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengungkapkan, instansinya juga berperan dalam mengurangi dampak kenaikan harga BBM, seperti koordinasi dengan pemerintah daerah (pemda), arah kebijakan dan yang lainnya.
"Jadi kan ada implikasi daerah, kemudian saya kan harus berkoordinasi ke daerah," ungkapnya.
Selain itu, nantinya dijadwalkan hadir Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan, Menteri Perdagangan (Mendag) Rachmat Gobel, dan beberapa pejabat berkepentingan lainnya.
Berita Terkait
-
BBM Naik, Tren Bersepeda Melesat: Saatnya Beralih ke Transportasi Hemat dan Sehat
-
Efek Perang Iran: Tak Hanya BBM, Harga HP di Indonesia Terancam Naik!
-
Dasco: Masyarakat Tak Perlu Menimbun Persediaan BBM
-
5 Motor Listrik yang Praktis Bisa Cas di Rumah, Bekal Hadapi Isu BBM Naik
-
Dasco: 1 April Malam Ini, Harga Pertalite dan Pertamax Tidak Naik
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
Terkini
-
Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!
-
Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah
-
Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?
-
Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari
-
AVIA Bagikan Dividen Jumbo Rp1,36 Triliun, Segini Jatah untuk Pemegang Saham
-
IHSG Naik Lagi ke Level 7.307, Ini Pendorongnya
-
Rupiah Kembali Takluk, Terperosok ke Level Rp 17.090/USD
-
OCBC NISP Tebar Dividen Rp1,03 Triliun, Simak Rincian Hasil RUPST Terbaru!
-
Lowongan Kerja Bea Cukai Lulusan SMA Dipercepat Purbaya Jadi Bulan Ini
-
H&M Umumkan 160 Toko Bakal Gulung Tikar di 2026