Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia gagal bertahan di zona hijau. Pada sesi penutupan perdagangan, Kamis (20/11/2014), IHSG ditutup melemah 34,367 poin atau 0,67 persen ke posisi 5.093,566.
Melorotnya indeks saham di bursa regional menyeret IHSG ke zona merah. Di sepanjang perdagangan hari ini, IHSG sempat menembus posisi tertinggi di level 5.126, 579 sebelum akhirnya terlempar dari level 5.100.
Volume perdagangan 5,8 miliar lot saham dengan nilai transaksi Rp5 triliun lebih dan frekwensi 213.001 kali. Ada 101 saham naik, 197 saham turun dan 71 saham stagnan.
Bursa saham Seoul berakhir lebih rendah pada Kamis, dengan Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) turun 8,83 poin atau 0,45 persen menjadi 1.958,04.
Bursa saham Hong Kong berakhir 0,10 persen lebih rendah pada Kamis, kerugian ketiga berturut-turut, menyusul data yang menunjukkan aktivitas manufaktur Cina mengalami stagnasi pada November.
Indeks Hang Seng merosot 21,67 poin menjadi 23.349,64 dengan nilai transaksi 61,10 miliar dolar Hong Kong (7,88 miliar dolar Amerika). (RTI/AFP/Antara)
Tag
Berita Terkait
-
IHSG Ambruk 4 Persen, Indeks Saham Turun ke Level 5.000-an
-
Wall Street Rontok Setelah Pertemuan Donald Trump dengan Xi Jinping
-
Negosiasi AS-Iran Gagal, Wall Street Bisa Kembali Kebakaran
-
Belum bangkit, IHSG Ditutup Anjlok 4,88 Persen ke Level 7.922
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP
-
Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini
-
4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak
-
IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini
-
Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan
-
Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur
-
PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif
-
Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan
-
Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara
-
IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!