Suara.com - Di Gorontalo harga cabai rawit tembus Rp120 ribu per kilo. Sejumlah ibu rumah tangga yang berada di sana pun mengaku telah beralih menggunakan merica untuk membumbui makanan sebagai pengganti buah pedas itu.
"Untuk menghemat uang belanja, saya pakai cabai keriting dan biar tetap pedas saya menggunakan merica," kata salah seorang ibu bernama Oci (47), Selasa (26/11/2014).
Menurutnya, harga merica Rp3.000 per bungkus mampu menghemat uang belanja di tengah naiknya harga kebutuhan pokok.
"Memang pedasnya merica berbeda dengan cabai, tapi bagaimana lagi. Saya beli Rp5.000 hanya dapat 10 buah cabai," sesal dia.
Sementara itu, Faradilah (39) salah seorang pedagang makanan di Jalan Raja Eyato Kota Gorontalo mengatakan kenaikan harga cabai menjadi pukulan berat bagi pedagang makanan.
"Pelanggan banyak yang protes karena sambal kami kurang pedas, untuk tetap memberikan rasa pedas sangat terpaksa kami gunakan merica. Ada beberapa pembeli yang suka, tapi ada juga yang kurang suka rasa merica," kata dia.
Kenaikan harga cabai terjadi dalam dua minggu terakhir, mulai dari Rp35 ribu menjadi Rp120 ribu. Pedagang mengaku pasrah dengan mahalnya cabai, karena pasokan dari petani dalam dan luar daerah juga berkurang.
"Walaupun cabai mahal, kami tidak meraup banyak keuntungan karena harga beli dari petani maupun pemasok juga mahal," kata Kadi Yahya pedagang di Pasar Selasa.(Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana
-
Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub
-
TASPEN Cepat Kilat, 99 Persen Pensiunan Terima Gaji Ke-13 di Hari Pertama Tanpa Potongan
-
Asuransi Astra Rayakan Eksistensi 70 Tahun dengan ACTION! dan Apresiasi Pewarta 2026
-
RUU P2SK Disepakati, Besok Dibawa ke Paripurna
-
Pengamat: Pengusaha Jangan Baru Ribut Saat DSI Bereskan Tata Kelola Ekspor
-
Punya Lisensi, WSKT Mulai Garap Proyek Infrastruktur di Arab Saudi
-
IHSG Anjlok Karena Investor Ragukan Kredibilitas Kebijakan Pemerintah
-
Purbaya Ungkap DPR Bisa Evaluasi LPS, OJK, dan BI berkat RUU P2SK
-
Strategi Bertahan di Tengah Rupiah yang Semakin Jatuh ke Jurang