Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, pemerintah membangun tol laut untuk mempermudah transportasi antar-pulau di Indonesia. Kata dia, tol laut bukan membangun jalan dan jembatan di tepi pantai tetapi sistem trasportasi melalui kapal-kapal yang saling bersambung.
“Pembangunan tol laut agar keadilan di Indonesia tercapai,” ujar Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla. Seperti dilansir dari laman wapresri.go.id, Kamis (11/12/2014).
JK juga memberikan gambaran pentingnya tol laut. Kata dia, kalau pelayaran tidak banyak terjadi , maka harga ikan dan cengkeh di Maluku misalnya, akan murah karena tidak terangkut ke daerah lain yang membutuhkan.
“Tetapi sebaliknya, harga barang konsumsi akan naik, seperti gula dan pakaian sehingga gap tinggi sekali. Itu sebabnya diperlukan logistik yang teratur dengan biaya terjangkau untuk mewujudkan bangsa yang maju dan makmur,” ujar JK.
Dia juga mengungkapkan bahwa program pemerintah adalah bagaimana menjadikan Indonesia tidak dipisahkan oleh kelautan tetapi justru lautan yang menyatukan Indonesia dan juga bagaimana kekayaan laut kita dapat dikelola dan dijaga baik.
“Bagaimana meningkatkan budaya maritim yang dinamis. Kita negara maritim terbesar dengan penduduk terbesar,” ujar Wapres.
Berita Terkait
-
Prabowo dan Jusuf Kalla Bertemu Tertutup di Istana
-
Jusuf Kalla Temui Prabowo di Istana, Datang Bersama Putranya
-
JK Minta Waktu Temui Prabowo, Ungkap Hasil Obrolan 1 Jam di Istana Merdeka
-
Bawa Sang Anak yang Pebisnis, JK Minta Waktu Bertemu Presiden Prabowo di Istana Hari Ini
-
Pengusaha Logistik Curhat Harga BBM Naik: Tambahan Biaya Makin Menekan
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Indonesia dan Italia Sepakat Kerja Sama Pengembangan Kapal Angkatan Laut
-
Perum Bulog Hadir di Penas Petani Nelayan 2026 Gorontalo untuk Wujudkan Swasembada Pangan
-
Gaji Rp14 Juta Bisa Beli Rumah Subsidi Bebas Pajak! Simak Aturan Terbarunya
-
Usut Kasus Kredit Fiktif Rp15,47 Miliar, OJK Sita 41 Properti Terkait BPRS Gebu Prima Medan
-
MSCI Jadi Penentu Arah IHSG, Investor Tunggu Keputusan Krusial 23 Juni
-
Promosikan Platform Investasi Ilegal, Sejumlah Influencer Dijewer Satgas PASTI
-
IHSG Terbang 2,83% Pekan Ini Dorong Nilai Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.788 Triliun
-
Di Balik Insentif Motor Listrik, Ada PR Besar Bernama Keselamatan
-
Indonesia Sustainability Award Apresiasi Komitmen ESG dan Pemberdayaan Berkelanjutan PNM
-
Mengapa Harga Emas Antam Terjun Bebas Pekan Ini? Simak Analisisnya