Suara.com - Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Minyak dan Gas, Faisal Basri meminta agar kendaraan pribadi atau yang berplat hitam tidak boleh menikmati program subsudi bahan bakar minyak (BBM) yang dilakukan pemerintah.
Dia mengatakan hanya kendaraan umum yang diperbolehkan untuk menggunakan program tersebut.
"Saya setuju yang disubsidi itu angkutan umum, karena itu meminta agar kendaraan pribadi tidak boleh," ujar Faisal Basri dalam diskusi bertajuk 'Selamat Tinggal Premium' di Warung Daun Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (27/12/2014).
Dia menjelaskan selama ini program subsidi yang dilakukan pemerintah sudah tidak tepat sasaran, karena cenderung diarahkan kepada orang kaya yang mempunyai kendaraan pribadi. Faisal bahkan menilai subsidi tersebut tujuannya bukan untuk masyarakat kelas menengah ke bawah yang kemampuan ekonomi serba terbatas.
"Malah menurut saya dengan salah sasaran seperti itu, tidak ada subsidi lagi sebenarnya kalau dihitung-hitung," jelasnya.
Karena itu, dia berharap, apabila diberlakukan kebijakan subsidi ke depannya, pemerintah harus mengkajinya terlebih dahulu dengan matang, agar semua tujuannya tercapai.
"Perlu pengkajian yang lebih dalam lagi mengenai kebijakan BBM," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah
-
Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi
-
Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS
-
Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik
-
Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah
-
Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen
-
Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas
-
IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?
-
Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas
-
S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya