Suara.com - Spanduk-spanduk berisi pesan untuk mendukung kenaikan harga BBM bersubsidi bertebaran di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Spanduk- spanduk itu umumnya terpasang di jembatan penyeberangan orang.
Salah satu spanduk terlihat di jembatan penyeberangan dekat Stadion Gelora Bung Karno. Spanduk warna putih tersebut berukuran sekitar 4 x 1 meter.
“Orang kaya menikmati subsidi orang miskin kena getahnya, BBM boleh naik, asal rakyat disejahterakan, dan BBM boleh naik, asal kompensasi pendidikan kesehatan tepat sasaran.”
Dari arah Jalan Sudirman menuju Jalan MH. Thamrin juga banyak spanduk. Isinya untuk mengingatkan pemerintah untuk tetap memperhatikan kesejahteraan rakyat. Spanduk-spanduk tersebut, antara lain bertuliskan “Kalau dengan BBM naik, rakyat mendapat pelayanan yang bagus silakan, menolak kenaikan BBM, jika kompensasi tidak tetap sasaran.”
Salah seorang tukang ojek di sekitar Senayan, Sugito, mengatakan spanduk tersebut terpasang sejak Senin (17/11/2014) malam, tepat setelah Presiden Jokowi mengumumkan kebijakan kenaikan harga BBM.
"Tidak tahu, yang jelas pagi-pagi pas malamnya Pak Jokowi umumin BBM naik, paginya saya sudah lihat spanduknya," ujar Sugito, Rabu (19/11/2014).
Pemasangan spanduk ini sepertinya untuk mengimbangi berbagai aksi yang dilakukan untuk menolak kenaikan harga BBM. Aksi penolakan yang berlangsung panas terjadi di Makassar, dimana mahasiswa dan masyarakat sampai bentrok.
Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo mengumumkan kenaikan harga BBM subsidi di Istana Negara, Jakarta, Senin (17/11/2014) malam. Harganya menjadi Rp8.500 per liter, naik Rp2.000 dari sebelumnya Rp6.500 per liter. Turut naik juga solar menjadi Rp7.500 per liter. Naik Rp2.000 dari sebelumnya Rp5.500 per liter. Kenaikan harga ini berlaku mulai pukul 00.00 WIB tadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
Pilihan
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
Terkini
-
Disebut Mandek 10 Tahun, Pramono Anung Heran Soal Gaji Nakes Jakarta: Masa Sih Nggak Naik?
-
Syahdan Husein Lawan Tuduhan Menghasut: Ini Ketidakpuasan Pemuda dengan Politik Penuh Intrik
-
BMKG: Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Bisa Disaksikan di Seluruh Indonesia
-
Eskalasi Konflik US-Iran Diprediksi Panjang, Ekonom UGM Desak Pemerintah Evaluasi Program
-
Ancaman Perang Total: Adu Rudal Israel-Hizbullah Pasca-Serangan Iran
-
"Jika Jaksa atau Hakim Tertindas, Saya akan Membela Mereka", Janji Delpedro Marhaen Dalam Pledoi
-
PDIP Ungkap Alasan Megawati Tak Hadiri Pemakaman Try Sutrisno
-
Iran Tutup Pintu Dialog, Ali Larijani Tegaskan Tak akan Bernegosiasi dengan Amerika Serikat
-
Jet Tempur F-15 AS Jatuh di Kuwait, Sang Pilot Diancam Warga Pakai Batang Kayu
-
Prabowo Ingin Jadi Mediator Konflik Iran-AS, Pengamat UGM: Siapa yang Mau Percaya?