Suara.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), pada Kamis (8/1/2015) ditutup menguat tipis sebesar 4,71 poin atau 0,09 persen ke posisi 5.211,82.
Sementara itu indeks 45 saham unggulan (LQ45) naik sebesar 0,49 poin atau 0,06 persen ke posisi 898,001.
"Aksi beli saham di bursa domestik masih berlanjut seiring dengan sentimen positif baik dari internal maupun global," ujar Kepala Riset Woori Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada di Jakarta, Kamis.
Ia mengemukakan bahwa cadangan devisa Indonesia yang mengalami kenaikan menandakan fundamental perekonomian Indonesia masih cukup baik ke depannya di tengah melambatnya perekonomian global.
Bank Indonesia mencatat, posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Desember 2014 meningkat 800 juta dolar Amerika menjadi 111,9 miliar dolar Amerika, dari 111,1 miliar dolar Amerika pada November 2014.
Selain itu, lanjut dia, rencana pemerintah yang akan mengurangi setoran dividen BUMN dalam APBNP 2015 juga dapat berdampak positif karena akan mendorong modal ekspansi perusahaan bertambah.
Di sisi lain, Reza Priyambada mengatakan bahwa mayoritas bursa saham global juga mengalami kenaikan sehingga menambah psikologis sebagian investor di dalam negeri kembali mengakumulasi saham.
Namun, ia mengatakan bahwa penguatan IHSG masih cenderung terbatas dikarenakan sebagian investor asing cenderung melepas sebagian portofolionya di pasar saham domestik. Dalam data perdagangan BEI, investor membukukan jual bersih sebesar Rp135,524 miliar pada Kamis ini.
Tercatat transaksi perdagangan saham di BEI sebanyak 269.781 kali dengan volume mencapai 6,91 miliar lembar saham senilai Rp5,36 triliun. Efek yang mengalami kenaikan sebanyak 162 saham, yang melemah 143 saham, dan yang tidak bergerak nilainya atau stagnan 105 saham.
Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng menguat 154,27 poin (0,65 persen) ke 23.835,53, indeks Bursa Nikkei naik 281,77 poin (1,67 persen) ke 17.167,10, dan Straits Times menguat 46,75 poin (1,42 persen) ke posisi 3.345,11. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Klasemen Piala AFF U-19: Timnas Indonesia Wajib Menang Besar atas Timor Leste demi Gusur Vietnam
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
Benarkah Independensi BI Hilang Akibat UU P2SK?
-
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Masyarakat Panik Banyak Tarik Uang di Bank?
-
Menteri Bahlil Mau Rombak Total Sistem Tambang RI Lewat Aturan Baru 'Gross Split'
-
Pertamina Bagikan Pengalaman Penggunaan Teknologi Digital dan AI untuk Ciptakan Nilai Bisnis
-
BI Intervensi, Rupiah Menguat di Jumat Sore
-
Pelaku Usaha Asuransi Mulai Soroti Ancaman Inflasi Medis
-
Telkom Hadirkan Forum Kedaulatan Digital Nasional, Pertemukan Regulator hingga Pelaku Industri
-
Skema Gross Split Sektor Tambang Dikaji, Wamen ESDM: Ditentukan Sidang Kabinet
-
Rupiah Makin Tak Berharga, Teknologi Fracking Didorong untuk Produksi Minyak Mentah
-
NASI Bidik Balik Untung di 2026, Pasang Target Penjualan Rp66 Miliar