Suara.com - Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga meluncurkan paket kebijakan pengembangan wirausaha muda yang sebagian besar telah dijalankan sejak beberapa waktu lalu.
Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah (AAGN) Puspayoga dalam acara Gerakan Kewirausahaan Nasional 2015 di JCC Jakarta, Kamis, (12/3/2015) mengatakan untuk pengembangan kewirausahaan, pemerintah Indonesia telah dan akan terus mendorong dengan upaya mempersiapkan calon wirausaha dalam beberapa paket kebijakan.
"Fasilitas klinik konsultasi kewirausahaan dan pengembangan Inkubator Bisnis yang dapat secara bersama dilakukan oleh Kementerian Koperasi dan UKM dengan mengajak seluruh elemen masyarakat khususnya Akademisi, Bisnis, dan Government (ABG) untuk mendorong pemuda untuk berwirausaha," katanya.
Ia mengatakan Pemerintah sedang mengembangkan berbagai program yang kongkret untuk mendorong pengembangan kewirausahaan.
Sejumlah paket kebijakan untuk mendorong kewirausahaan di antaranya program pelatihan kewirausahaan, bantuan modal usaha bagi wirausaha pemula dalam bentuk bantuan sosial dari Kementerian Koperasi dan UKM yang besarannya maksimal Rp25 juta.
"Kami juga mengembangkan bantuan atau kredit dana bergulir dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB-KUMKM)," katanya.
Paket kebijakan lainnya, yakni Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang merupakan kredit/pembiayaan modal kerja dan atau investasi kepada UMKM di bidang usaha yang produktif dan layak namun belum bankable dengan plafon kredit sampai dengan Rp500 juta yang sebagian dijamin oleh Perusahaan Penjamin.
Di samping itu, ada pula Program Kemitraan dan Bina Lingkungan dan Program Pembiayaan melalui CSR (Corporate Social Responsibility), yang dananya berasal dari BUMN, BUMS dan Perusahaan Swasta.
Paket kebijakan pendukung lainnya yakni Pengembangan Produk Unggulan Daerah melalui pendekatan One Village One Product (OVOP); Pengembangan Koperasi Pengelola Energi Baru; Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) daerah; dan Program peningkatan akses pasar. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi
-
Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah
-
Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI
-
Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan
-
Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi
-
WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat
-
Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas
-
Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN
-
Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja
-
Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik