Suara.com - Saat ini, pemerintah gencar menarik investor dalam negeri maupun asing untuk menanamkan modal dalam proyek infrastruktur.
Itu sebabnya, hari ini, Selasa (28/4/2015), Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, mengadakan pertemuan dengan para investor asing yang datang dalam acara Tropical Landscapes Summit 2015 di Hotel Shangri La, Jakarta.
Di hadapan para investor asing, Bambang menawarkan kepada mereka untuk menanamkan modal di proyek infrastruktur.
“Saat ini, pemerintah membutuhkan dana yang cukup besar untuk mengembangkan proyek infrastruktur di Indonesia. Hal ini untuk menunjang pertumbuhan ekonomi lebih cepat. Setidaknya investasi yang dibutuhkan dalam proyek ini sekitar Rp5.200 triliun,” kata Bambang .
Bambang mengungkapkan bahwa saat ini, pemerintah baru memiliki dana yang terkumpul dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah sebesar 40 persen. Sedangkan sisanya, pemerintah mengharapkan bantuan dari pihak swasta ataupun asing untuk menanamkan modalnya dalam proyek infrastruktur.
“Kita mengharapkan dari pihak swasta atau bisa swasta secara penuh atau bisa juga lewat BUMN. Kekurangan anggaran sebesar 60 persen ini sangat mendesak. Hal ini untuk mewujudkan program-program nawacita Presiden Joko Widodo. Salah satunya pembangunan tol laut untuk menjadikan Indonesia poros maritim dunia,” kata dia.
Bambang menjelaskan swasta dapat turut serta dalam proyek infrastruktur Indonesia melalui skema Public Private Partnership. Pemerintah pun memberikan fasilitas viability gap fund agar swasta dapat nyaman berinvestasi di Tanah Air.
"Selain itu, biasanya swasta tidak cukup info mengenai risiko di infrastruktur Indonesia terutama berhadapan dengan pemda. Untuk itu, kami sediakan guarantee scheme melalui guarantee infrastructure fund," kata Bambang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Emas Melesat, Perak Menggila! Ini Pemicu Lonjakan Harga Logam Mulia Hari Ini
-
Bertemu S&P, Purbaya Jelaskan Fondasi Ekonomi Indonesia Masih Kokoh
-
Viral Restoran di Bali Diduga Milik WN Israel, Bagaimana Hukum dan Aturannya?
-
Goldman Sachs Naikkan Target Indeks Pasar Berkembang, Proyeksi Cuan Besar?
-
Jangan Asal Investasi! Kenali Cara Membedakan Pialang Resmi dan Investasi Bodong
-
Day Trading atau Swing Trading? Ini yang Bisa Menguras atau Menyelamatkan Uang Anda
-
Warga Bantah Isu Eksodus di PSN Wanam, Justru Harap Ekonomi dan Lapangan Kerja Makin Tumbuh
-
UU P2SK Resmi Disahkan DPR dan Pemerintah, Ini Rincian 17 Poin Pentingnya
-
Purbaya Bela Danantara usai Diberi Outlook Negatif dari Lembaga Internasional Moody's
-
DSI Berpotensi Dongkrak Devisa dan Stabilkan Rupiah, Tapi Ada Risiko Tumpang Tindih Lembaga