- PT SMI telah menyalurkan pendanaan Rp125 triliun untuk 129 Proyek Strategis Nasional hingga akhir 2025.
- Pendanaan Rp125 triliun dari PT SMI ini mendukung PSN dengan total nilai proyek mencapai Rp692 triliun.
- Selama 17 tahun, PT SMI menyalurkan pembiayaan total Rp274,96 triliun, membuka 10,9 juta lapangan kerja.
Suara.com - PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI mengaku telah menyalurkan Rp 125 triliun untuk pendanaan 129 Proyek Strategis Nasional (PSN) sampai akhir tahun 2025.
Direktur Operasional dan Keuangan PT SMI Aradita Priyanti menyatakan kalau lembaga di bawah naungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) ini telah menggelontorkan pendanaan Rp 125 triliun dengan total nilai proyek PSN Rp 692 triliun.
“Untuk saat ini SMI sudah mendanai 129 proyek PSN dengan total komitmen Rp 125 triliun dan total nilai proyeknya mencapai Rp 692 triliun,” katanya dalam media briefing PT SMI, Jakarta, Selasa (3/3/2026).
Aradita menerangkan kalau PT SMI bakal terus mengawal dan mengontrol penyaluran dana agar pembangunan infrastruktur prioritas berjalan sesuai target.
Adapun selama 17 tahun berdiri, PT SMI telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 274,96 triliun dengan total nilai proyek yang dibiayai menyentuh Rp 1.183 triliun.
Angka merupakan cerminan keterlibatan nyata dalam kehidupan sosial-ekonomi masyarakat Indonesia. Kontribusi finansial yang digelontorkan PT SMI menunjukkan dampak nyata terhadap struktur ekonomi nasional.
Secara agregat, pembiayaan PT SMI diperkirakan memberikan kontribusi senilai Rp 1.160 triliun. Bila dihitung dalam konteks tenaga kerja, komitmen ini telah membuka pekerjaan bagi 10,9 juta orang di berbagai lapangan, dari konstruksi hingga operasional proyek.
Berita Terkait
-
Inflasi Februari 4,76% YoY, Kemenkeu Jamin Harga Pangan Aman di Ramadan-Lebaran
-
Kemenkeu Ungkap Efek Perang AS-Israel-Iran ke Ekonomi RI
-
Kemenkeu Umumkan PMI Manufaktur Indonesia Pecah Rekor di Februari 2026
-
Purbaya Turun Tangan Selesaikan Proyek Jumbo Gas Abadi Masela
-
Kemenkeu Kantongi Rp 14,15 Triliun dari Penunggak Pajak Jumbo
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Harga Minyak Dunia Bakal Turun Besar-besaran, 'Tandanya' Sudah Muncul
-
Jadwal Cum Date 6-7 Juli 2026 dan Daftar 19 Saham Bagi Dividen Minggu Ini
-
Sambut HUT ke-28, Bank Mandiri Kembali Gelar Donor Darah Serentak di 12 Region
-
Bank Jago Fokus Inovasi Fitur untuk Gaet Nasabah, Gimana Kinerja Sahamnya?
-
BBKP Pangkas Jumlah Karyawan dan Tutup Kantor Cabang, Ini Penyebabnya
-
Jadi Pertimbangan Serok, Harga Emas Batangan Diproyeksi Anjlok Pekan Depan
-
Pertamina Rombak Besar-besaran, 31 Anak Perusahaan Resmi Direstrukturisasi
-
Warga Malaysia Sering Kepo Kecanggihan Whoosh
-
Enaknya Jadi Komisaris Bank, Bisa Kredit Fiktif dan Manipulasi Pembukuan
-
BNI Perkenalkan Logo HUT ke-80, Simbol Pengabdian dan Komitmen Melayani Negeri