Suara.com - Pemerintah memutuskan harga bahan bakar minyak (BBM) per 1 Mei 2015 tetap atau sama dengan per 28 Maret 2015. Pelaksana Tugas Dirjen Migas Kementerian ESDM I Gusti Nyoman Wiratmaja Puja di Jakarta, Rabu (29/4/2015) malam mengatakan, harga BBM tidak berubah dikarenakan harga produk di pasar internasional relatif sama dengan periode sebelumnya.
"Harga BBM per 1 Mei 2015 pukul 00.00 WIB tidak mengalami perubahan atau tetap," katanya.
Dengan demikian, harga BBM jenis premium penugasan di luar Jawa-Bali tetap sebesar Rp7.300 per liter, solar bersubsidi Rp6.900 per liter, dan minyak tanah bersubsidi Rp2.500 per liter.
Wiratmaja mengatakan, harga bensin di pasar internasional (MOPS) sebagai patokan harga premium penugasan per 1 Mei 2015 adalah sebesar 70 dolar AS per barel atau relatif sama dengan periode sebelumnya yang juga 70 dolar per barel.
Sementara, sebagai patokan kurs harga BBM Mei adalah Rp12.902 per dolar AS.
"Untuk premium nonsubsidi di wilayah Jawa-Bali akan ditetapkan PT Pertamina setelah berkoordinasi dengan pemerintah. Kami harapkan juga tetap," ujarnya.
Per 28 Maret 2015, Pertamina menetapkan harga premium di Jawa-Bali sebesar Rp7.400 per liter.
Sesuai Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014, premium tidak lagi menjadi barang subsidi. Penetapannya dibagi menjadi dua, yakni oleh pemerintah untuk premium penugasan di luar Jawa-Bali dan Pertamina untuk premium umum di Jawa-Bali.
Sementara, solar dan minyak tanah tetap barang subsidi yang harganya ditetapkan pemerintah. Harga solar masih mendapat subsidi tetap Rp1.000 per liter, sementara minyak tanah diberikan subsidi fluktuatif mengikuti pasar. (Antara)
Berita Terkait
-
Usulan Sudah Sampai Pertamina, Harga BBM Pertamax Segera Turun
-
Menteri ESDM Isyaratkan Harga BBM Nonsubsidi Bakal Turun?
-
Ditengah Kelangkaan, Harga Pertalite dan Biosolar Dipastikan Tak Naik hingga Akhir 2026
-
Kabar Gembira! Harga Solar untuk Nelayan Resmi Dipatok Rp15.000 per Liter
-
Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian