Suara.com - PT Pertamina melalui Vice President Corporate Communication Wianda A. Pusponegoro menyampaikan, aset PT Pertamina Energy Trading Limited (Petral) diperkirakan mencapai dua miliar dolar Amerika Serikat (AS) "Dari yang kita dalami, informasi terakhir yang mengacu dari direktorat keuangan Pertamina asetnya sekitar dua miliar dolar AS," kata Wianda dalam konferensi pers, di Jakarta, Selasa (19/5/2015).
Dia menjelaskan, saat ini aset-aset tersebut sedang dikaji ulang untuk mengetahui secara pasti besarannya. Namun diketahui sebagian besar berupa aset transaksi ke pihak lain dan piutang dagang.
Perkiraan jumlah tersebut juga termasuk dari dua anak perusahaan Petral yaitu Pertamina Energy Services (PES) Pte. Ltd. dan Zambesi Investment Ltd., tukasnya.
"Bahkan semua saham Petral dan kedua anak usahanya pun sudah diambil alih oleh Pertamina sejak November 2013," ujar Wianda menambahkan.
Urusan sumber daya manusia, katanya, tidak bermasalah karena sebagian besar karyawan Petral merupakan warga negara Indonesia (WNI).
"Karena sebagian besar karyawannya termasuk ke perusahaan Pertamina, maka akan segera dikembalikan ke Indonesia. Sedangkan bagi warga negara asing akan diberikan keputusan sesuai peraturan negara asal mengenai likuidasi perusahaan," tuturnya.
PT Pertamina secara resmi telah mengentikan operasional Petral sejak 13 Mei 2015, dan selanjutnya akan dilakukan upaya likuidasi terhadap perusahaan-perusahaan di dalamnya.
Pertamina menilai, peran Petral sudah tidak lagi signifikan dalam proses bisnis perusahaan tersebut, sehingga diputuskan dengan penghentian kegiatan anak usahanya tersebut. (Antara)
Tag
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
BRI Perkuat UMKM: Dari Modal Rp250 Ribu, Usaha Kuliner Ayam Panggang Bu Setu Sudah Bergulir 35 Tahun
-
Subsidi Energi Bengkak, Program Kompor Listrik Didorong Diperkuat
-
Harga Pangan Nasional Pasca-Lebaran: Cabai Turun Tajam, Daging Sapi Naik
-
Emas Antam Terus Diobral, Hari Ini Harganya Rp 2.810.000/Gram
-
Rupiah Berbalik Melemah, Dolar AS Naik ke Level Rp16.935
-
Laba Bersih DEWA Tembus Rp4,3 Triliun, Naik 1.324 Persen dari Estimasi Awal
-
Pasar EPC Energi Surya Diprediksi Tembus Rp133 Triliun, Peluang Ekonomi Hijau Makin Besar
-
IHSG Masih Jeblok di Jumat Pagi, Diproyeksikan Terus Melemah
-
Malaysia Pangkas Kuota BBM Subsidi RON 95 Mulai April 2026, Ini Dampaknya bagi Konsumen dan Ekonomi
-
Sinyal Damai Tak Jelas, Wall Street Langsung Anjlok 2%