Suara.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu pagi (10/6/2015), dibuka menguat sebesar 14,86 poin seiring dengan pelaku pasar yang kembali mengambil posisi beli.
IHSG BEI dibuka naik 14,86 poin atau 0,30 persen menjadi 4.914,74, sementara kelompok 45 saham unggulan (LQ45) menguat 3,78 poin (0,45 persen) ke level 842,53.
Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, mengatakan bahwa indeks BEI mengalami penguatan pascatekanan yang cukup dalam pada hari sebelumnya.
"Sebagian pelaku pasar memanfaatkan saham-saham yang telah rendah harganya untuk diakumulasi, kondisi itu yang mengangkat indeks BEI," katanya.
Ia menambahkan bahwa pergerakan bursa saham di kawasan Asia yang Rabu ini yang bergerak menguat, menambah keyakinan investor di dalam negeri untuk melakukan akumulasi saham.
Kendati demikian, menurut dia, kenaikan IHSG BEI kemungkinan masih dibatasi oleh masih maraknya sentimen negatif terutama dari internal, sebagian pelaku pasar masih dibayangi sentimen negatif dari melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hingga perlambatan perekonomian domestik kuartal II 2015.
Analis Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya mengatakan bahwa IHSG BEI mengalami penguatan secara teknikal dengan sifat yang masih terbatas. Diharapkan, arus investasi asing di pasar modal kembali masuk sehingga dapat menambah topangan bagi pasar saham domestik.
"Penurunan saham-saham domestik yang cukup dalam kemarin dapat dimanfaatkan pelaku pasar untuk melakukan akumulasi. Target level batas indeks BEI pada hari ini berada pada level 5.051 poin," katanya.
Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng menguat 75,29 poin (0,28 persen) ke level 27.064,81, indeks Nikkei naik 83,00 poin (0,41 persen) ke level 20.179,30, dan indeks Straits Times menguat 31,79 poin (0,95 persen) ke posisi 3.326,27. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Persiapan KUR Perumahan, Menteri PKP Sebut Kinerja BRI Tertinggi Dalam Penyaluran Program
-
PSIM Yogyakarta Pertahankan Empat Pemain Asing untuk Hadapi Musim 2026/2027
-
Barcelona Berpotensi Terima Rp63 Miliar dari FIFA Berkat Kontribusi Pemain di Piala Dunia 2026
-
Soroti Dugaan TPPU Febrie Adriansyah, Akademisi Dorong Penerapan Pemberatan Pidana Eks Jampidsus
-
Fabio Quartararo Gabung Honda, Separuh Kursi MotoGP 2027 Sudah Terisi
-
Barcelona Siapkan Opsi Alternatif di Tengah Sulitnya Negosiasi Julian Alvarez
-
Ironi Retret Magelang, 16 Kepala Daerah Tetap Kena OTT KPK Meski Sudah Dibriefing Prabowo
-
5 Tips Memilih Loose Powder yang Aman untuk Kulit Berjerawat, Hasil Flawless Tanpa Iritasi
-
Pakai Dokumen Palsu untuk Izin Tinggal, 10 WNA Investor Bodong Segera Diadili
-
Transformasi Danantara Dongkrak Laba Pelindo 60 Persen pada Semester I 2026