Suara.com - Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga menargetkan dalam waktu minimal lima tahun ke depan, koperasi di Indonesia bisa sejajar dengan perusahaan BUMN.
"Minimal lima tahun saya menjabat, sekarang embrionya sudah ada kan," kata AAGN Puspayoga setelah kunjungan kerjanya ke Bali, Minggu (28/6/2015).
Ia mengatakan kementeriannya telah mengembangkan beragam program yang memungkinkan target itu bisa terwujud.
Sejumlah program pendukung penguatan koperasi yang dikembangkan di antaranya penyusunan database koperasi dan memangkas bunga KUR.
Sementara terkait perlu tidaknya bank koperasi, Puspayoga menilai Indonesia tidak memerlukan lebih banyak lembaga namun hanya perlu mengoptimalkan yang sudah ada, misalnya cukup dengan memangkas suku bunga KUR.
"Saya pikir kalau ini dioptimalkan tidak perlu lagi bank koperasi. Kalau sudah dioptimalkan mengapa banyak membuat lembaga lagi. Yang penting, berani tidak bank itu memberi sembilan persen tahun depan," katanya.
Apalagi, ia menegaskan Indonesia punya Lembaga Pengelola Dana Bergulir KUKM.
Selain itu ada tiga proyek kredit usaha produktif yang saat ini telah berjalan di Kudus, Jawa Tengah, dan sedang diupayakan agar bisa diterapkan juga di kabupaten-kabupaten lain di Indonesia.
Di samping itu, Kementerian juga mengembangkan program Izin Usaha Mikro Kecil, akta notaris gratis, dan hak cipta yang gratis bagi KUMKM.
Puspayoga optimistis koperasi di Indonesia bisa besar karena banyak koperasi yang telah menjadi badan usaha dan mampu bersaing dengan pelaku usaha lain. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Dongkrak Produktivitas Petani Pantura, Petrokimia Gresik Pacu Pendapatan Hingga 15%
-
Trump Isyaratkan Damai dengan Iran, Harga Minyak Kini di Bawah 100 Dolar AS
-
Investor Belanda Jajaki Pengembangan Energi Baru Terbarukan dan Ekonomi di Papua
-
Tertekan Data AS dan Sentimen Domestik, Kurs Rupiah Hari Ini Tembus Rp17.180
-
Harga Emas Antam Terus Terjungkal Hari Ini, Dibanderol Rp 2.868.000/Gram
-
Indonesia Kejar Pasar Amerika, Ekspor Tekstil Jadi Andalan Baru
-
IHSG Bangkit pada Jumat Pagi, Cek Saham-saham yang Cuan
-
Tren Anabul Jadi Anggota Keluarga, OJK Sebut Potensi Besar Asuransi Hewan Peliharaan
-
OJK Minta Pinjol Kasih Utang ke Program MBG
-
RI Borong Minyak Rusia, Soal Volume Bahlil Enggan Jawab