Suara.com - PT. Bank Central Asia Tbk. menyediakan uang tunai sebanyak Rp38 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat tiga minggu jelang Lebaran nanti.
Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmaja mengatakan, jumlah uang tunai tersebut lebih sedikit dibandingkan tahun lalu yang mencapai Rp44 triliun.
"Kalau kita lihat tahun lalu itu kelebihan. Kita evaluasi, jadi tahun ini kita turunkan," ujar Jahja di Jakarta.
Jelang lebaran 2014 lalu, lanjut jahja, puncak kebutuhan masyarakat ternyata melonjak pada dua minggu sebelum Hari Raya Idul Fitri, sedangkan pada tiga minggu sebelumnya relatif belum meningkat signifikan.
Jahja memperkirakan volume transaksi harian sesama dan antar-bank akan meningkat dari yang biasanya mencapai 10-12 juta transaksi, jelang lebaran diprediksi mencapai 15-16 juta transaksi.
Ia menambahkan, pihaknya juga mempersiapkan uang tunai di mesin-mesin Anjungan Tunai Mandiri hingga ke daerah-daerah.
"ATM sejalan dengan penyediaan tadi, tapi siklusnya biasanya menjelang Lebaran ATM penuh, jadi penarikan di kota-kota besar tapi nanti perputarannya sudah lebaran akan terjadi dari daerah masuk, pada H+3 mulai kelihatan dana kembali dari daerah," ujar Jahja. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya
-
Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan
-
Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya
-
Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
-
Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan
-
Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok