Suara.com - Saat datang ke Indonesia dan menemui Presiden Joko Widodo, Perdana Menteri Inggris David Cameron ternyata menawarkan pinjaman dana segar sebesar 1 miliar poundsterling. Itu setara dengan Rp21 triliun
Pinjaman itu untuk pembangunan proyek infastruktur. Pinjaman luar negeri ini nantinya akan masuk dalam Daftar Rencana Pinjaman atau Hibah Luar Negeri atau Blue Book Kementerian PPN/Bappenas.
Meski demikian, Bappenas/ Kementerian PPN masih mempelajari tawaran utang itu. Pasalnya, hingga kini Bappenas masih mempelajari detil pinjaman Inggris dengan skema kredit ekspor tersebut. Pemerintah pun belum memutuskan pada sektor apa pinjaman tersebut akan digunakan.
"Belum, belum ada keputusan apa-apa. Masih saya pelajari dulu, termasuk skema ekspor kredit seperti apa. Keputusannya diambil sesuai kesiapan, secepatnya," kata Deputi bidang Pendanaan Pembangunan Bappenas Wismana Adi Suryabrata saat ditemui di kantornya, Rabu (29/7/2015).
Dalam daftar rencana pinjaman atau hibah luar negeri tersebut, pemerintah membatasi penyerapan utang untuk membiayai pembangunan infrastruktur di Indonesia. Nilainya 39 miliar dolar AS selama lima tahun.
"Intinya kalau Blue Book 39 miliar dolar AS. Dan bisa saja pinjaman Inggris itu masuk Blue Book, karena sudah ada penawaran dari lain, seperti World Bank, IDB. Nanti dikaji yang pas sektor mana," kata dia.
Namun ketika ditanya lebih lanjut siapa saja negara yang masuk dalam Blue Book yang siap membiayai proyek infrastruktur dari pinjaman luar negeri, pihaknya masih enggan membeberkannya.
"Sebagian proyek yang masuk RPJMN sudah (Blue Book). Sebagian lagi perlu studi kelayakan lebih lanjut," ungkapnya.
Oleh sebab itu, lanjut dia, pihak Bappenas masih perlu melakukan kajian secara detail terkait pembiayaan proyek infrastruktur agar tepat sasaran.
"Nanti dilihat, penawaran itu detailnya seperti apa. Secara general kita mesti kaji dalam detailnya," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI
-
Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik
-
Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH
-
Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan
-
Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe
-
Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen
-
Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak
-
Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen
-
Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak
-
Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI