- Harga komoditas pangan nasional fluktuatif pada pertengahan Februari 2026, dengan cabai merah besar mengalami kenaikan tertinggi.
- Per 11 Februari 2026, harga cabai merah besar naik signifikan mencapai Rp42.100 per kilogram dibandingkan awal bulan.
- Mayoritas komoditas strategis, termasuk berbagai jenis beras dan bawang merah, mencatat tren penurunan harga signifikan.
Suara.com - Harga sejumlah komoditas pangan nasional bergerak fluktuatif pada pertengahan Februari 2026. Di tengah tren penurunan mayoritas bahan pangan, harga cabai merah besar justru mencatatkan lonjakan paling tinggi dibandingkan komoditas lainnya.
Berdasarkan data Panel Harga Pangan Nasional per 11 Februari 2026, harga cabai merah besar tercatat sebesar Rp42.100 per kilogram. Harga tersebut naik Rp1.532 atau sekitar 3,78 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Kenaikan harga cabai merah besar ini juga terlihat signifikan jika dibandingkan dengan kondisi awal Februari. Pada 3 Februari 2026, harga cabai merah besar masih berada di level Rp37.661 per kilogram atau bahkan sempat mengalami penurunan sebesar 0,76 persen.
Selain cabai merah besar, komoditas ikan kembung juga mencatatkan kenaikan harga yang cukup tinggi. Harga ikan kembung tercatat sebesar Rp49.798 per kilogram atau naik Rp4.011 setara 8,76 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Di sisi lain, harga ikan tongkol juga terpantau mengalami kenaikan. Komoditas tersebut dibanderol Rp38.597 per kilogram atau naik Rp1.130 setara 3,02 persen. Kenaikan ini berbanding terbalik dengan sebagian besar komoditas pangan lain yang justru mengalami koreksi harga.
Sementara itu, mayoritas komoditas pangan strategis tercatat mengalami penurunan harga. Harga beras SPHP berada di level Rp12.399 per kilogram atau turun Rp57 setara 0,46 persen dibandingkan hari sebelumnya. Harga ini lebih rendah dibandingkan awal Februari yang masih tercatat Rp12.442 per kilogram.
Harga beras medium non-SPHP juga turun ke Rp13.681 per kilogram atau terkoreksi Rp263 setara 1,89 persen. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan posisi awal Februari yang masih berada di kisaran Rp13.879 per kilogram.
Penurunan harga juga terjadi pada beras medium yang tercatat Rp13.037 per kilogram atau turun Rp344 setara 2,57 persen. Sementara harga beras premium berada di level Rp15.370 per kilogram atau turun Rp309 setara 1,97 persen.
Di luar komoditas beras, harga bawang merah tercatat turun cukup dalam ke angka Rp38.557 per kilogram atau terkoreksi Rp2.998 setara 7,21 persen. Harga ini lebih rendah dibandingkan awal Februari yang masih berada di level Rp39.716 per kilogram.
Baca Juga: Pemerintah Klaim Harga Pangan Masih Stabil Jelang Imlek dan Ramadan
Untuk komoditas pakan ternak, harga jagung tingkat peternak tercatat turun ke Rp6.543 per kilogram atau melemah Rp407 setara 5,86 persen. Penurunan ini berlanjut dari awal Februari yang masih berada di level Rp6.745 per kilogram.
Data Panel Harga Pangan Nasional tersebut merupakan harga rata-rata dari berbagai zona pasar di Indonesia dan mencerminkan dinamika pasokan serta permintaan pangan nasional.
Berita Terkait
-
Harga Pangan Nasional Terus Melandai, Cabai hingga Bawang Merah Kompak Turun
-
Update Pangan Nasional 11 Januari 2026: Harga Cabai Kompak Turun, Jagung Naik
-
Harga Pangan Nasional Hari Ini, Cabai Makin Murah Sentuh Rp40 Ribu
-
Harga Pangan Nasional Mayoritas Turun, Cabai hingga Beras Terkoreksi
-
Harga Cabai dan Daging Sapi Mulai Berangsur Turun
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025
-
Ancaman Selat Hormuz, RI Mulai Telusuri Sumber Minyak Selain Timur Tengah
-
Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan
-
KPPU Sanksi 97 Pinjol Rp 755 Miliar, Asosiasi Ngotot Ajukan Banding
-
Penjelasan Kemenkeu soal Lapor SPT Purbaya Kurang Bayar Rp 50 Juta di Coretax
-
Purbaya Klaim Bos Danantara Sepakat PNM Dialihkan ke Kemenkeu
-
Moodys Beri Sinyal Waspada, PERBANAS Klaim Fundamental Bank Himbara Tangguh
-
EV Kian Diminati, Transaksi SPKLU PLN Tembus Rekor Tertinggi 18.088 Kali pada H+2 Idulfitri 1447 H
-
BRI KPR Solusi Hadirkan Kemudahan Beli Properti dari Lelang Bank dengan Proses Praktis
-
Purbaya Buka Opsi Suntik Dana SAL Milik Pemerintah ke Bank Swasta