Suara.com - Kementerian Perdagangan memberikan bantuan sarana usaha berupa sepeda kepada pedagang jamu gendong. Bantuan sepeda tersebut diberikan kepada pedagang jamu gendong Kabupaten Sukoharjo dan Kota Solo, Jawa Tengah.
Menurut Menteri Perdagangan Rachmat Gobel ada 100 unit sepeda yang diberikan kepada pedagang jamu. Sepeda tersebut telah dilengkapi dengan tempat jamu di belakang sehingga memudahkan pedagang untuk menempatkan jamunya yang akan dijual.
Gobel menambahkan bantuan sepeda tersebut juga merupakan bentuk kepedulian dan perhatian pemerintah kepada pedagang jamu. Sebagai warisan budaya dan produk lokal sudah seharusnya jamu tradisional dilestarikan.
“50 unit sepeda untuk pedagang jamu gendong Kabupaten Sukoharjo dan 50 unit sepeda untuk pedagang jamu gendong Kota Solo,” kata Gobel seusai membuka Pameran Pangan Nusa dan Produk Pangan Dalam Negeri tingkat Regional 2015 di Benteng Vastenburg, Solo, Jumat (7/8/2015) sore.
Gobel menilai keberadaan jamu gendong saat ini sudah mulai berkurang. Padahal selama ini jamu sudah terbukti mampu meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia. Selain itu juga meningkatkan produktivitas rakyat.
“Kemendag berkomitmen untuk terus mempromosikan produk dalam negeri. Apalagi sebentar lagi kita (Bangsa Indonesia) akan menghadapi masyarakat ekonomi ASEAN. Dimana produk dalam negeri akan bersaing dengan produk luar negeri,” kata dia.
Sementara perwakilan pedagang jamu gendong dari Kabupaten Sukoharjo, Semi (56), mengaku senang pemerintah dapat memperhatikan keberadaan pedagang jamu. Masih banyak pedagang jamu yang berjualan dengan cara berjalan kaki.
“Dengan adanya bantuan sepeda dari Pak Menteri (Rachmat Gobel) kita sebagai pedagang jamu bisa leluasa saat menjual jamu. Biasanya hanya berada di satu tempat, dengan sepeda kita bisa kemana-mana,” katanya.
Semi mengatakan pekerjaannya sebagai pedagang jamu gendong sudah ditekuni sejak Tahun 1980. Meski banyak tawan kerja, Semi mengaku tidak tertarik dan ingin tetap berjualan jamu.
“Jamu ini kan warisan leluhur yang harus kita lestarikan,” kata dia. (Labib Zamani)
Tag
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Ramadan Jadi Momentum Refleksi Finansial, Nanovest Ajak Investor Susun Portofolio Sehat
-
S&P Peringatkan Indonesia soal Tekanan Fiskal, Ada Risiko Penurunan Rating
-
Kementerian ESDM: Perusahaan Amerika Tetap Harus Investasi Jika Mau Akses Mineral Kritis Indonesia
-
Belanja Pakaian Naik Tapi Pabrik Tekstil Boncos, Kemenperin: Impor Terus
-
BRI Cetak Laba Rp57,13 Triliun di 2025, Kredit Tumbuh 12,3% dan NPL 3,07%
-
Indeks Kepercayaan Industri Merosot di Februari ke Level 54,02
-
Tanpa Tim HR, UKM Kini Bisa Rekrut Karyawan Pakai AI
-
Menkop Mau Evaluasi Jarak Alfamart-Indomaret dengan Pasar Tradisional
-
Gandeng Inggris, OJK Pecut Perbankan Percepat Pembiayaan Iklim
-
56,3 Juta Pengguna QRIS, Indonesia Jadi Target Ekspansi AI Perbankan