Suara.com - Kami ingin beri satu sudut pandang berbeda kali ini. Bahwasanya, ada kalanya skema berlangganan untuk produk atau layanan tertentu merupakan biaya tertentu yang sangat membebani keuangan.
Dengan menghentikan skema berlangganan ini, maka ada nominal-nominal tertentu yang bisa Anda hemat.
Pastinya kami tidak hanya melarang saja. Kami juga beri solusi alternatif agar tujuan Anda tetap tercapai, tanpa mengorbankan dana yang terlalu banyak.
1.Berhenti Langganan Koran
Tidak semua anggota keluarga di rumah membaca surat kabar dari depan hingga belakang. Sebab tidak semua kontennya disukai. Kebanyakan anggota keluarga lebih sering baca seadanya. Unduh aplikasi dari portal berita untuk smartphone Anda. Baca koran yang sudah tersedia di kantor. Koran-koran seperti ini merupakan salah satu langganan kantor.
2.Berhenti Langganan Internet
Yang kami maksud adalah dari provider telepon lokal. Sebab internet saat ini sudah menjadi kebutuhan wajib. Mungkin lebih hemat bila Anda menggunakan modem mobile yang bisa dibawa kemana-mana dan cocok untuk laptop. Atau bisa juga Anda pakai tethering dari smartphone. Jadi Anda mengandalkan sumber internet yang sama untuk di berbagai tempat. Last but not least, adalah menggunakan koneksi WiFi yang ada di sekitar Anda. Misalnya, WiFi dari taman kota. Atau WiFi dari kafe langganan Anda.
3.Berhenti Keanggotaan Gym
Menggunakannya memang banyak memberi manfaat bagi kesehatan, tetapi kebanyakan orang hanya menggunakan peralatan tertentu saja. Belum lagi ada tambahan charge bila memakai jasa personal trainer. Ganti aktivitas nge-gym dengan jogging di lapangan atau taman kota. Di taman-taman kota tertentu, sudah mulai ada instalasi alat-alat fitness.
Selain berolahraga sambil melihat-lihat pemandangan di ruang terbuka, Anda bisa melepas stress. Weight lifting juga bisa dilakukan tanpa alat-alat fitness, yaitu dengan menggunakan bobot tubuh sendiri. Misal lewat gerakan-gerakan push up, sit up, pull up, dan sebagainya.
4.Berhenti Langganan TV Berbayar
Sebagai sarana hiburan, TV berbayar memang tiada gantinya. Tapi sebagai sarana konten bermanfaat, mengakses YouTube mungkin lebih baik. Artinya situs user generated content (UGC) seperti YouTube dan sejenisnya bisa menjadi platform tempat Anda mencari video-video yang diperlukan.
Misalnya video tentang gerakan-gerakan fitness, video memasak, video documenter, dan lain sebagainya. Ini belum termasuk kita bisa mengunduh film gratis dari internet. Memang kalau ingin segera menonton kudu ke bioskop, tapi kalau Anda ingin menonton film lama yang belum sempat Anda tonton, tidak ada salahnya mencari judul tersebut, lalu mengunduh dari internet.
5.Berhenti Kepemilikan Kartu Kredit
Kartu kredit memang punya keunggulan fitur promosi dan fitur diskon. Tetapi tidak semua orang mau dan bisa menggunakan kedua fitur tersebut. Mengapa? Ya ada saja sebabnya. Misalnya, Anda masih lebih fasih dengan dana kas daripada uang digital. Atau, Anda lebih suka membayar kontan daripada mencicil selama 6 bulan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
Terkini
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
-
Harga Bitcoin Sulit Bangkit dan Terkapar di Level USD 70.000, Efek Epstein Files?
-
Emiten BUMI Bangkit Kembali Setelah ARB, Siapa yang Borong Sahamnya?
-
Purbaya Sebut Proyek 'Olah Sampah' Prabowo Rp 58 Triliun Sebagian Dibiayai APBN
-
IHSG Akhirnya Menguat 1,57% di Sesi I, Saham-saham Ini Bisa Dipantau
-
Profil PT Joyo Agung Permata, Entitas di Balik Delisting HITS Milik Tommy Soeharto
-
Optimalkan Air Bersih untuk investasi dan Perawatan Aset Jangka Panjang
-
Hashim Sebut 4 Perusahaan Protes ke Prabowo Soal Izinnya Dicabut
-
Tommy Soeharto Lepas Semua Saham HITS, Intip Kondisi Keuangannya
-
Aksi Borong Danantara Dongkrak Laju IHSG ke Level 8.000 Siang Ini