- IHSG ditutup menguat 0,50 persen ke level 7.092,467 pada perdagangan Rabu, 6 Mei 2026 di Jakarta.
- Penguatan indeks didorong oleh meredanya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran terkait Proyek Freedom.
- Sektor saham basic materials menjadi penopang utama kenaikan IHSG dengan mencatatkan penguatan sebesar 1,91 persen.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kuat bertahan di atas level psikologis 7.000 pada penutupan perdagangan Rabu, 6 Mei 2026.
IHSG ditutup naik 0,50 persen atau bertambah 35 poin ke level 7.092,467.
Berdasarkan riset Phintraco Sekuritas, penguatan IHSG ditopang oleh meredanya sentimen negatif global, khususnya terkait ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran. Kondisi tersebut turut mendorong koreksi harga minyak mentah dunia.
Phintraco menjelaskan, Presiden Donald Trump memutuskan menghentikan sementara Proyek Freedom, hanya sehari setelah operasi dimulai. Operasi tersebut sebelumnya ditujukan untuk memandu kapal-kapal komersial keluar dari Selat Hormuz.
"Keputusan penghentian sementara proyek itu karena adanya kemajuan dalam proses mencapai kesepakatan dengan Iran," tulis Phintraco dalam risetnya.
Meredanya kecemasan pasar terhadap potensi eskalasi konflik membuat investor kembali masuk ke pasar saham domestik. Saham-saham sektor basic materials menjadi penopang utama penguatan IHSG dengan kenaikan sebesar 1,91 persen.
Dari sisi teknikal, Phintraco menilai pergerakan IHSG mulai menunjukkan sinyal perbaikan momentum. Indeks berhasil ditutup di atas MA5, disertai penyempitan histogram negatif pada indikator MACD.
Selain itu, Stochastic RSI juga mulai bergerak naik dari area oversold, yang mengindikasikan potensi lanjutan penguatan dalam jangka pendek.
“Sejalan dengan indikasi perbaikan momentum tersebut, kami memperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan penguatan untuk menguji level 7.150 pada perdagangan Kamis, 7 Mei 2026,” tulis Phintraco.
Baca Juga: Trading Saham Tak Lagi Andalkan Insting, Tapi Bisa Pakai AI
Trafik Perdagangan
Pada perdagangan hari ini, sebanyak 34,88 juta saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 17,68 triliun, serta frekuensi sebanyak 2,43 juta kali.
Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 361 saham bergerak naik, sedangkan 306 saham mengalami penurunan, dan 292 saham tidak mengalami pergerakan.
Pada hari ini, saham-saham yang mencatatkan kenaikan terbesar antara lain DEFI, RICY, PYFA, ABDA, HALO, TALF, NIKL, dan MLPT.
Sementara saham yang mengalami pelemahan terbesar adalah YPAS, BOBA, RSGK, IBFN, PIPA, ASLI, dan EURO.
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP
-
Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini
-
4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak
-
IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini
-
Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan
-
Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur
-
PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif
-
Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan
-
Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara
-
IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!