Suara.com - Direktur Operasional Dana Moneter atau International Monetary Fund (IMF) Christian Lagarde akan berkunjung ke Indonesia pekan depan. Tepatnya pada 1-2 September 2015.
Lagarde akan menghadiri pertemuan para pejabat keuangan se-Asia. Selain itu, Lagarde juga akan bertemu dengan Presiden Joko Widodo dan Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menjelaskan kedatangan Lagarde ke Indonesia sudah direncanakan sejak 8 bulan yang lalu.
"Kalau itu memang sudah dijadwalkan delapan bulan yang lalu, memang ada kunjungan kan beliau," kata Bambang, Kamis (27/8/2015).
Bambang menjelaskan, kedatangan Lagarde atas undangan dari Bank Indonesia yang akan menggelar cofferebce soal financing for development.
Ketika ditanya apakah dalam pertemuan tersebut pemerintah akan membicarakan tentang pelemahan ekonomi saat ini, pihaknya enggan menjawab lebih rinci.
"Kalau pembicaraan itu sepertinya tidak ada. Karena itu kan rancangannya 8 bulan lalu, jadi saya pikir nggak ada," ungkapnya.
Selain bertemu dengan Presiden dan Gubernur BI, Largade juga akan bertemu dengan anggota parlemen, serta perwakilan dari sektor lain dari masyarakat termasuk pimpinan perempuan dan mahasiswa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Terpopuler: Waktu yang Ideal untuk Ganti HP, Rekomendasi HP untuk Jangka Panjang
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
-
Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Krayan Timur, Pencarian Masuk ke Hutan Belantara
Terkini
-
Efisiensi Jadi Harga Mati Industri Logistik Indonesia
-
Negosiasi Dagang Rampung, RI Siap Borong Produk Energi AS Senilai Rp235 Triliun
-
Sandiaga Uno Mau Startup Muda RI Tembus Pasar Internasional
-
Ciri File APK yang Bisa Kuras Rekening, Bercermin dari Hilangnya Miliaran Rupiah di Batang
-
Indonesia Impor Energi dari AS Senilai USD 15 Miliar: Mulai dari Batubara hingga Bensin Olahan!
-
BRI Optimistis 2026: 3 Program Dorong Kredit Produktif
-
Saham Emiten Operator Klub Malam Ini Kena Suspensi di Bulan Ramadan, Ada Apa?
-
Belajar dari Kasus di Batang, Waspadai Penipuan Perbankan Bermodus File APK
-
Ultimatum AS ke Iran Terkait Nuklir Picu Kenaikan Harga Minyak Dunia
-
Emiten RI Bidik Kursi Raksasa Fastener Dunia, Incar Pasar UAE hingga AS