Suara.com - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin mengatakan laju inflasi Agustus 2015 yang tercatat mencapai 0,39 persen, merupakan tingkat inflasi terendah pada bulan yang sama dalam enam tahun terakhir.
"Inflasi Agustus ini terendah sejak 2010, bahkan kalau mau ditarik lagi ke belakang (inflasi rendah ini) sejak 2007," katanya di Jakarta, Selasa (1/9/2015).
Suryamin menjelaskan salah satu penyebab inflasi tidak terlalu tinggi pada Agustus 2015, adalah turunnya tarif angkutan darat, laut maupun udara pasca-Lebaran serta rendahnya harga sayuran di beberapa daerah.
"Deflasi terjadi pada sektor transportasi dan barang-barang hasil pertanian, terutama setelah Lebaran kemarin," ujarnya.
BPS mencatat inflasi pada Agustus 2010 sebesar 0,76 persen, Agustus 2011 sebesar 0,93 persen, Agustus 2012 sebesar 0,95 persen, Agustus 2013 sebesar 1,12 persen dan Agustus 2014 sebesar 0,47 persen.
Suryamin membantah rendahnya inflasi pada Agustus 2015 disebabkan oleh turunnya daya beli masyarakat, karena permintaan terhadap angkutan udara tetap tinggi hingga mencapai 6,4 juta orang, atau tertinggi sejak Januari 2010.
"Kami menduga ini bukan karena daya beli menurun, karena jumlah penumpang yang naik pesawat pada Agustus mencapai 6,4 juta. Dari sini sudah terlihat tingginya permintaan terhadap angkutan udara," jelasnya.
Beberapa komoditas yang menjadi penyumbang deflasi pada Agustus 2015 karena mengalami penurunan harga adalah bawang merah, tarif angkutan udara, tarif angkutan antar kota, tomat sayur, ikan segar, petai, emas perhiasan dan tarif kereta api.
Sedangkan komoditas yang mengalami kenaikan harga sehingga dominan menyumbang inflasi antara lain daging ayam ras, beras, cabai rawit, uang sekolah SD, telur ayam ras, uang sekolah SMP, uang sekolah SMA dan mie.
Selain itu, nasi dengan lauk, daging sapi, bayam, buncis, kacang panjang, kangkung, cabai merah, soto, rokok kretek filter, tarif kontrak rumah, tarif sewa rumah, tarif listrik, upah pembantu rumah tangga, tarif rumah sakit, uang kuliah, biaya bimbingan belajar dan tarif tol.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta
-
Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang
-
Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi
-
Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste
-
Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu
-
Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite
-
Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 9 Mei 2026: Antam Turun, UBS dan Galeri24 Stabil
-
Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik