Suara.com - PT Astra International Tbk (ASII) akan membagikan dividen interim kepada pemegang saham untuk tahun buku 31 Desember 2015 sebesar Rp64 per saham.
Sekretaris Perusahaan ASII Gita Tiffany Boer dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Senin (21/9/2015), menyampaikan, pembagian dividen interim itu telah disepakati melalui rapat direksi Astra International Tbk pada 10 September 2015.
Dipaparkan, perseroan akan melakukan pembayaran dividen pada 21 Oktober 2015. Periode cum dividen interim di pasar reguler dan negosiasi ditetapkan pada 25 September 2015. Sedangkan, ex dividen interim di pasar reguler dan negosiasi pada 28 September 2015.
"Jadwal pelaksanaan dan tata cara pembayaran dividen telah kami koordinasikan dengan BEI, Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), dan Biro Administrasi efek perseroan," paparnya.
Sementara itu anak usaha Astra International Tbk, PT United Tractors Tbk (UNTR) juga merencanakan untuk membagikan dividen interim tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2015 kepada para pemegang saham sebesar Rp251 per saham.
Sekretaris Perusahaan UNTR Sara K Loebis dalam keterbukaan informasi kepada BEI juga menyampaikan pembagian dividen interim telah mendapatkan persetujuan dari Dewan Komisaris pada tanggal 18 September 2015 lalu.
Rencananya, perseroan akan membayar dividen interim pada 16 Oktober 2015. Periode cum dividen interim di pasar reguler dan pasar negosiasi ditetapkan pada 28 September 2015. Dan ex dividen interim di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 29 September 2015. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Pangan Mahal, Harga Cabai hingga Daging Masih Tinggi
-
China Kunci 20 Perusahaan Terkait Militer Jepang, Ada Mitsubishi dan Subaru
-
Pasar Waspada, Harga Minyak Dunia Terganjal Isu Nuklir dan Tarif Trump
-
Bank China Construction (MCOR) Bukukan Pertumbuhan Laba dan Aset
-
Emas Antam Meroket Lagi, Harganya Dipatok Rp 3.068.000/Gram
-
Kontribusi Triliunan dan Serap Tenaga Kerja, Industri Vape Minta Tak Dipukul Rata
-
8 Calon Emiten Mau IPO dengan Aset Jumbo, Ini Bocorannya
-
Harga Bitcoin Terkapar dan Sulit Bangkit, Emas Kembali Jadi Primadona
-
Uang Beredar Tembus Rp10.117 Triliun di Awal Januari 2026
-
Rupiah Keok Lawan Dolar AS ke Level Rp16.835