Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said mengatakan kementeriannya telah melakukan banyak perubahan selama setahun usia pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.
"Banyak sekali keputusan fundamental setahun terakhir dan itu saya yakin besar pengaruhnya pada penguatan ekonomi jangka panjang," kata Sudirman di gedung DPR, Senin (19/10/2015).
Kebijakan yang telah dibuat Kementerian ESDM, antara lain efisiensi supply chain, kebijakan bahan bakar minyak, likuidasi Pertamina Trading Limited Energi atau Petral, proyek 35 ribu megawatt, dan memberantas kasus korupsi di PT. TPPI.
Ia tak menampik jika masih ada kebijakan jangka pendek yang belum terealisasikan selama satu tahun terakhir. Namum, katanya, hal itu akan terus diusahakan agar kebijakan-kebijakan tersebut segera terealisasi.
"Meski memang jangka pendek masih ada yang belum terealisasi, ini menjadi tantangan bagi kita agar ini (kebijakan) bisa jalan secepatnya. Salah satunya seperti program konversi. Jadi hambatannya kita selesaikan," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
Terkini
-
Bos Danantara Pamer Hasil Transformasi Total BUMN, Valuasi TLKM Naik Jadi Rp 115 T
-
Akhirnya IHSG Tembus Level 9.000, Apa Pemicunya?
-
PLTP Lumut Balai Unit 3 Dieksekusi, Mulai Beroperasi pada 2030
-
IPC Terminal Petikemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs Sepanjang 2025
-
Rupiah Bangkit ke Rp16.865 Per Dolar AS, Putus Tren Pelemahan Berturut-turut
-
Ancaman Krisis Iklim, Menko Airlangga Ungkap Produksi Padi Sempat Anjlok 4 Juta Ton
-
Mengapa Proyek Monorel Jakarta Gagal Terbangun?
-
KLH Akan Gugat Perdata 6 Perusahaan Terkait Banjir Sumatera, Kejar Ganti Rugi Triliunan Rupiah
-
Usai Bea Cukai, Purbaya Kini Ancam Pegawai Pajak: Rotasi ke Tempat Terpencil hingga Dirumahkan
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?