Suara.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Trikasih Lembong atau yang lebih akrab dipanggil Tom Lembong mengatakan, dalam dua atau tiga tahun belakangan ini, harga komoditas ekspor bahan mentah mengalami penurunan yang sangat signifikan.
"Jadi karena anjloknya harga komoditas ini, eskpor bahan mentah tidak bisa lagi menghasilkan devisa sebagaimana mestinya. Makanya ekspor bahan mentah ini sudah tidak bisa selalu dijadikan andalan untuk meningkatkan cadanngan devisa," kata Lembong dalam pembukaan Trade Expo Indonesia 2015 di JiExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (21/10/2015).
Melihat kondisi tersebut, agar cadangan devisa tidak mengalami penurunan yang jauh, pemerintah akan menggenjot sektor barang dan jasa dan meminta kepada para eksportir dan importir untuk menjadi pahlawan devisa.
"Ya konsekuensinya kita alihkan ke sektor barang dan jasa. Jadi saya mengharapkan kepada bapak dan ibu ini untuk ikut berperan meningkat devisa dan menjadi pahlawan devisa. Pemerintah juga saat ini sangat memahami pentingnya bapak dan ibu disini. Jadi saya mengharapkan partisipasinya," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Suku Bunga Deposito BRI Tahun 2026
-
Belanja Suku Cadang Lokal SMGR Tembus Rp809 Miliar di 2025
-
Dari Limbah Jadi Nilai Ekonomi, Kisah Inspiratif Ibu Amaliyah Bersama PNM di Kampung Masigit
-
Sinergi Hulu Migas Dorong Tata Kelola Sumur Rakyat dan Ketahanan Energi Nasional
-
Industri Tekstil RI Terjepit: Krisis Global dan Serbuan Barang Kawasan Berikat
-
Prabowo Tunjuk Pengusaha Tambang-Sawit: Cari Makan di Sini, Simpan Uang di Luar Negeri!
-
Cekik Industri Tembakau Sama Saja 'Bunuh' 6 Juta Pekerja, Wamenaker: Negara Belum Siap!
-
7 Subsektor Manufaktur Melemah, Kemenperin Ungkap Biang Keroknya
-
Prabowo Gebrak Hilirisasi Fase II Senilai Rp116 Triliun: Jalan Tunggal Menuju Kemakmuran!
-
IKI April 2026 Bertahan di Level Ekspansi 51,75 Meski Bayang-bayang Global Menghantui