Suara.com - Mempersiapkan masa depan boleh dikatakan sebagai hal yang cukup rumit dan menantang. Bahkan ketika melakukannya, tidak jarang orang merasa tertekan akibat banyak hal yang ingin dicapai namun usahanya tidak bisa mengimbangi keinginannya yang cukup besar.
Meski begitu tak lantas Anda harus menyerah dan tidak mempersiapkan kehidupan di masa mendatang, hal itu justru akan lebih menyulitkan Anda karena berbagai masalah baru muncul terutama yang berkaitan dengan keuangan.
Lantas bagaimana harus memulai mempersiapkan anggaran keuangan untuk kehidupan di masa depan? Berikut ini merupakan ulasan singkat mengenai bagaimana caranya Anda untuk bisa memiliki simpanan uang.
1. Membuka Rekening Tabungan
Memiliki rekening tabungan di bank akan sangat membantu Anda dalam menyimpan dana yang disisihkan untuk persiapan di masa mendatang. Rekening tabungan di bank membuat Anda lebih jarang untuk melakukan transaksi tarik tunai dengan sejumlah uang yang Anda butuhkan, karena mesin ATM hanya menyediakan uang yang nominalnya relatif tinggi. Usahakan untuk melakukan setoran tabungan pada hari yang sama ketika Anda menerima gaji. Sehingga uang yang Anda pegang pasca ditabung merupakan uang yang murni untuk kebutuhan konsumsi harian bagi Anda dan keluarga.
2. Merencanakan Anggaran Pengeluaran
Untuk memulai kebiasaan menabung, Anda perlu tahu berapa nominal yang boleh digunakan untuk konsumsi dan berapa banyak yang harus ditabung. Kebutuhan pengeluaran ini bergantung pada kebutuhan sehari-hari dan jumlah orang dalam keluarga. Langkah pertama yang harus Anda lakukan untuk memiliki dana masa depan adalah merencanakan anggaran, mana yang harus ditabung dan mana yang boleh untuk konsumsi, berapa orang yang membutuhkan dana, rencana apa yang ingin Anda lakukan dalam beberapa waktu ke depan, dan beberapa kebutuhan lainnya.
3. Tidak Bawa Banyak Uang Tunai
Membawa uang tunai terlalu banyak pada dompet akan memicu Anda untuk melakukan belanja lebih besar daripada yang seharusnya. Hal ini mungkin dilakukan sebagian orang dengan alasan bahwa kita tidak tahu kejadian apa yang akan terjadi di masa mendatang yang bisa saja membutuhkan tameng dana lebih. Dengan membawa uang tunai lebih sedikit daripada yang seharusnya, Anda jadi lebih bisa menahan diri untuk membeli hal-hal yang sebetulnya bukan kebutuhan tetapi hanya sebatas keinginan saja.
4. Mencatat Setiap Pengeluaran
Kebiasaan untuk mencatat setiap pengeluaran yang Anda lakukan bisa menjadi pengontrol karena menunjukkan catatan mana yang dirasa sebagai pengeluaran yang cukup besar. Bila Anda sudah diperingatkan mengenai kelebihan dana pengeluaran, Anda akan lebih nyaman dalam mengumpulkan dana masa depan. Mungkin Anda merasa bahwa pengeluaran yang Anda lakukan hanya berlebihan ‘sedikit’ daripada yang seharusnya. Tetapi perasaan ini mungkin saja tidak hanya muncul satu kali, namun bisa menjadi kebiasaan yang pada akhirnya Anda maklumi sehingga pengeluaran Anda semakin hari semakin besar.
5. Menentukan Anggaran Darurat
Memang mempunyai dana darurat merupakan hal yang wajib Anda miliki karena masa depan masih menyimpan misteri mengenai apa yang akan terjadi dan tidak menutup kemungkinan Anda harus mengeluarkan dana lebih dari yang Anda rencanakan. Biasanya orang menggunakan teori dana darurat sebesar 6 kali pendapatan Anda, artinya dana ini sanggup membiayai kehidupan Anda hingga 6 bulan setelah Anda tidak memiliki pendapatan tetap. Kalau belum bisa, paling tidak sisihkan 20% dari dana yang siap Anda belanjakan sebagai dana darurat setiap bulannya.
6. Memotivasi Diri Sendiri
Keberhasilan Anda mengumpulkan dana untuk persiapan masa depan sangat bergantung dari bagaimana sikap dan perilaku Anda terhadap diri sendiri serta dana yang dikumpulkan. Sudah dikatakan di awal bahwa perilaku disiplin merupakan kunci keberhasilan Anda untuk mengumpulkan dana yang akan digunakan dalam kebutuhan masa depan. Ingatlah pada diri Anda sendiri mengenai tujuan menabung dengan memajang sebuah foto pada meja atau dompet Anda. Tentu saja hal ini akan memotivasi Anda.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Uang Beredar Tembus Rp10.415 Triliun, BI Ungkap Likuiditas dan Kredit Makin Kencang
-
MSCI Tunda Keputusan, Ini Sinyal Bahaya yang Harus Diwaspadai IHSG
-
WSKT Siap Garap Tol Yogyakarta-Bawen Senilai Rp2,1 T, Pangkas Waktu Tempuh Jadi 1 Jam
-
Pelaku Logistik Kompak Dukung Konsolidasi, Targetkan Ongkos Distribusi Lebih Murah
-
Kabar Baik dari MSCI! Indonesia Tetap Emerging Market, OJK Bidik Lebih Banyak Investor Asing
-
Tak Turun Kasta, MSCI Tetap Pertahankan Pasar Saham RI di Emerging Market
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika