Suara.com - PT Bank Tabungan Negara (BTN) tak menampik jika sampai saat ini masih ada para debitur bandel yang sering melakukan tunggakan Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) selama lebih dari tiga bulan.
Untuk terus menekan angka kredit bermasalah atau Non Permorming Loan (NPL) dan menanggulangi masalah tersebut, BTN akan memberikan peringatan keras dan somasi kepada para kreditur tersebut.
"Iya memang masih ada. Kemarin itu kan NPL kita kuartal III 3,18 persen, ini turun dari kuartal sebelumnya 3,36 persen. Makanya kita mau tekan ini terus, salah satu caranya ya dengan somasi. Kalau nggak di gubris nggak langsung bayar, ya langsung kita jual rumahnya dengan proses lelang," kata Direktur Utama BTN Maryono saat berbincang dengan Suara.com, Selasa (27/10/2015).
Ia menjelaskan, pemberian somasi tersebut bertujuan untuk membuat para debitur yang bandel merasa jera dan tidak mengulangi kejadian yang sama hingga masa tenornya selesai. "Ya ini kami nilai cara ini efektif, karena kan meresa juga pasti akan merasa rugi kalau rumahnya di lelang," tegasnya.
Mengacu laporan keuangan BTN di Kuartal III 2015, NPL Gross BTN menurun dari 4,85% di kuartal III 2014 menjadi 4,50% di kuartal III 2014. Sementara kredit yang disalurkan BTN meningkat dari Rp 106,27 triliun di Kuartal III 2014 menjadi Rp 121,07 triliun di Kuartal III 2015.
Tag
Berita Terkait
-
Tak Dapat Jatah Dana Pemerintah Jilid 2, BTN Akan Kirim Surat: Namanya Usaha...
-
Penyaluran Dana Paling Minim, Menkeu Purbaya Tunggu Pimpinan BTN Menghadap
-
Menkeu Purbaya Tunggu Pimpinan BTN Menghadap, Penyaluran Dana Paling Minim di Antara Bank Himbara
-
Cara dan Syarat Lengkap Mengajukan KUR BTN
-
Cara Hitung Simulasi KPR BTN, Berapa Penghasilan Minimal untuk Cicilan Rumah?
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Perundingan AS-Iran Kacau, Trump Malah Nonton UFC Ketimbang Negosiasi Selat Hormuz
-
Pemerintah Klaim Daya Beli Masyarakat Masih Kuat, Begini Datanya
-
BI Sebut Kepercayaan Masyarakat Terhadap Ekonomi RI Tinggi
-
Iran Tetapkan Tarif Selat Hormuz, Harga Bitcoin Malah Anjlok Parah
-
Danantara Rebut Pengelolaan Sekuritas Himbara, Mau Bentuk Holding Baru
-
Pertamina Wisuda 168 Binaan Usaha Ultra Mikro, Total Cuan hingga Rp2,7 Miliar
-
Purbaya Targetkan Legalisasi Rokok Ilegal Berlaku Mei 2026 demi Tambah Pendapatan Negara
-
Purbaya Siapkan Insentif Motor Listrik, Bagaimana Nasib Mobil Listrik?
-
Aturan Baru OJK Minta Bank Biayai MBG hingga KDMP, Purbaya Klaim APBN Masih Cukup
-
Kementerian ESDM Lelet Urus RKAB, Perhapi: Banyak Perusahaan Tambang Tak Berfungsi