Suara.com - PT Timah Tbk (TINS) membukukan kenaikan pendapatan hingga 13,27 persen pada kuartal III tahun 2015. Meski ada kelesuan pasar komoditas timah yang menyebabkan harga rata-rata timah hanya 16.516 dolar AS per ton.
"Kendati harganya jauh di bawah ekspektasi, PT Timah mencatatkan pendapatan sebesar Rp5,14 triliun ata naik 13,27 persen," kata Direktur Utama PT Timah Sukrisno di Gedung Bursa Efek Indonesia Jakarta, Selasa (10/11/2015).
Sukrisno melanjutkan dengan berhasilnya program efisiensi dan strategi yang tepat, perseroan dapat menekan harga pokok usaha sebesar 10,92 persen atau sekitar Rp5,13 triliun dibandingkan periode yang sama pada tahun 2014.
"Dengan penekanan harga pokok usaha tersebut, kami berhasil memperoleh laba bersih Rp10,39 miliar," ujarnya.
Untuk produksi logam timah, Sukrisno mengatakan adanya peningkatan sebesar 12,20 persen menjadi 20.870 metrik ton (Mt) dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya sebesar 18.601 Mt.
"Demikian juga dengan penjualan logam timah yang meningkat sebesar 45,26 persen menjadi 22.754 Mt dibandingkan kuartal III pada tahun 2014 sebesar 15.664 Mt," tuturnya.
PT Timah memproyeksikan performa produksinya berada di kisaran 25.000-30.000 Mt dengan rincian produksi bijih 28.000 Mt, produksi logam 29.000 Mt dengan volume penjualan sebesar 30.000 Mt.
"Untuk rencana tahun 2016 berada di kisaran yang sama. Namun produksi logam kami rencanakan akan meningkat 30.000 Mt," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan
-
Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya
-
Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
-
Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan
-
Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok
-
Tak Perlu Pusing, Belanja di China Bisa Bayar Pakai GoPay
-
Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah ke Industri Tekstil, Maksimal 6 Persen
-
IHSG Masih Gagah Menguat, Betah di Level 7.000