Suara.com - Bank CIMB Niaga Syariah perkenalkan produk tabungan haji junior untuk mendorong orangtua menyiapkan masa depan anak-anaknya sejak dini yang dihadiri ratusan santri di Palembang, Rabu (11/11/2015).
Kepala Unit Usaha Syariah Bank CIMB Niaga, Firman A Moeis mengatakan, tabungan iB CIMB Junior ini merupakan produk yang menyasar anak-anak usia nol tahun hingga usia 18 tahun yang bukan hanya untuk berhaji saja, tapi juga dapat digunakan biaya sekolah dan keperluan pribadi lainnya.
"Salah satu keistimewaan dari produk ini yakni keterhubungan dengan sistem komputerisasi haji terpadu (siskohat) Kementerian Agama, sehingga nasabah yang jumlah tabungannya sudah memenuhi syarat minimum pendaftaran haji secara pasti bisa mendaftarkan diri sebagai calon jamaah haji," kata dia.
Ia menjelaskan, adapun syarat untuk membuka tabungan ini terbilang mudah yakni mengisi formulir pembukaan rekening dan turut menyertakan foto kopi akte kelahiran dan kartu indentitas orangtua/wali yang sah.
"Setoran minimumnya Rp100 ribu sebagai saldo pertama. Setelah semua terpenuhi maka anak-anak akan menerima buku tabungan dan kartu debitnya," kata dia.
Sebagai upaya untuk menyosialisasikan pentingnya menabung untuk merencanakan dan menyiapkan haji sejak dini, Firman menambahkan, perusahaan telah menggandeng sejumlah mitra kerja di Sumsel.
Kerja sama itu diwujudkan dalam penandatanganan perjanjian bertajuk "Langkah Kecil Menuju Tanah Suci" bersama Forum Komunikasi Diniyah Tamliyah Sumsel, Forum Pondok Pesantren Sumsel, Rumah Tahfidz Kiai Marogan, Jaringan Sekolah Islam Terpadu, dan Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia Kota Palembang.
Kepala Otoritas Jasa Keuangan Sumsel Patahuddin yang turut hadir dalam acara tersebut mengatakan, budaya menabung harus ditanamkan sejak dini ke kalangan pelajar karena sangat efektif untuk mencegah perilaku konsumtif setelah memiliki penghasilan sendiri.
"Menabung bukan sekedar mengumpulkan uang, tapi banyak nilai yang terkandung di dalamnya, di antaranya suatu media pengajaran ke anak untuk mengendalikan diri dan bijak dalam membelanjakan uang. Sikap ini harus ditanamkan sejak dini, apalagi zaman sudah berubah dimana masyarakat cenderung lebih konsumtif," kata Patahuddin. (Antara)
Berita Terkait
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Usut Korupsi Haji, KPK Masih Sisir Saksi Travel Sebelum Periksa Bos Maktour dan Kesthuri
-
Mobil Pengantar Haji Hantam KA Argo Bromo Anggrek di Grobogan, 4 Orang Tewas
-
Kabar Duka dari Tanah Suci: Calon Haji Asal Bengkulu Wafat Usai Beribadah di Masjid Nabawi
-
Kedok Pekerja Migran, Imigrasi Gagalkan Keberangkatan 42 Calon Haji Ilegal di Bandara Soetta
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya
-
Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan
-
Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya
-
Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
-
Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan
-
Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok