Suara.com - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) menangkap tiga kapal berbendera Filipina di Samudera Pasifik pada Minggu (8/11/2015) lalu ketika hendak mencuri ikan, yang merupakan wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia.
"Ketiga kapal tersebut ditangkap KRI Hiu. Tiga kapal terdiri atas satu kapal pengangkut ikan dan dua kapal penangkap ikan," kata Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana Pertama TNI M Zainuddin, di Jakarta, Rabu (11/11/2015).
Ketiga kapal tersebut adalah Trinity S-850 berbobot 109 gross ton, LBS 40 berbobot 18 gross ton, dan CA Jhun-Jhun berbobot 30 gross ton. Belum ada ikan yang tersimpan di ketiga lambung kapal tersebut karena KRI Hiu lebih dulu menangkap sebelum mereka menebar jaring.
"KIA Trinity S-850 muatan nihil dengan jumlah ABK 6 orang warga Filipina, LBS 40 bermuatan nihil dengan jumlah ABK tiga orang Filipina, dan CA Jhun-Jhun bermuatan nihil dengan jumlah ABK 23 orang Filipina," tuturnya.
CA Jhun-Jhun, menurut dia, merupakan kapal induk "pumpboat". Kapal tersebut mengangkut 18 unit perahu ketinting yang masing-masing memiliki panjang sekitar tiga meter.
Diduga perahu-perahu itu bertugas menangkap ikan dan disetorkan ke kapal induk CA Jhun-Jhun. "Selanjutnya KRI Hiu menggiring ketiga kapal ke Pangkalan Angkatan Laut Tahuna, Sangihe, untuk diproses hukum," ucapnya.
Personel TNI AL mengamankan 32 anak buah kapal warga negara Filipina. Berdasarkan pemeriksaan awal, ketiga kapal tersebut milik Alexis Lumbatan bos dari Trinity Home Industry Davao Philipina. (Antara)
Berita Terkait
-
Pengendara Mobil Berstiker TNI AL Adang Bus TransJakarta di Kemang, Picu Kemarahan Netizen
-
Kapal Perang Ada di Selat Malaka, TNI Buka Suara
-
TNI AL Latih UMKM Pesisir Olah Hasil Laut dan Kedelai, Dorong Kemandirian Ekonomi
-
Misteri Kapal Selam Tanpa Awak di Lombok, TNI AL Selidiki Asal-usulnya
-
Latihan Gabungan, Kapal Selam Rusia hingga Korvet Gromky bersandar di Jakarta
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Apa itu Panda Bonds? Benarkah Ngutang ke China Bisa Perkuat Rupiah?
-
Trading Saham Tak Lagi Andalkan Insting, Tapi Bisa Pakai AI
-
Indonesia Sudah Stop Impor Solar Sejak April
-
Mengapa Danantara Berani Investasi di Saham Gocap Milik GOTO? Apa Untungnya?
-
Digitalisasi Sampah di Desa Tamanmartani, 1.400 Warga Bisa Bayar Lewat QRIS BRI Depan Rumah
-
Indonesia Tawarkan Peluang Investasi Hulu Migas: Investor & Penyedia Teknologi Global Kolaborasi
-
Setelah Dibeli Danantara, GOTO Jadi Saham Paling Aktif Diperdagangkan Hingga Sesi I
-
Profil Grace Natalie: Komisaris MIND ID yang Dipolisikan Terkait Video Ceramah JK
-
Pelindo Perkuat Sinergi untuk Percepatan Operasional Penuh Terminal Kijing
-
Emiten Asuransi TUGU Raih Laba Bersih Rp 265,62 Miliar di Kuartal I-2026