Suara.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis dibuka menguat sebesar 7,06 poin mendapat sentimen positif dari penegasan Fitch Ratings mengenai peringkat Indonesia.
IHSG BEI dibuka menguat 7,06 poin atau 0,16 persen menjadi 4.458,65. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak naik 3,61 poin (0,25 persen) menjadi 758,56.
"Sentimen dari dalam negeri menjadi katalis bagi IHSG bergerak di area positif menyusul Fitch Ratings memberikan penegasan peringkat Indonesia di posisi BBB- (tiple B minus) dengan outlook stabil,' kata Vice President Research and Analysis Valbury Asia Securities Nico Omer Jonckheere di Jakarta, Kamis (12/11/2015).
Penegasan Fitch Rating itu, lanjut NICO Omer , meneguhkan kembali pengakuan terhadap komitmen otoritas untuk melanjutkan reformasi struktural di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Menurut dia, respons kebijakan yang ditempuh pemerintah telah membuahkan hasil positif, baik dari sisi stabilitas makroekonomi maupun dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan berkualitas.
"Kendati demikian, Nico mengatakan bahwa indeks bursa saham di kawasan Asia yang bergerak bervariasi dapat membuat pergerakan bursa saham domestik bergerak "mixed", namun masih berpotensi menguat," katanya.
Sementara itu, Kepala Riset Universal Broker Indonesia Satrio Utomo menambahkan bahwa IHSG BEI diperkirakan bergerak bervariasi dengan kisaran 4.422-4.463 poin. Pelaku pasar sepertinya masih menunggurincian dari Paket Kebijakan Ekonomi terbaru dari Pemerintah.
"Di sisi lain, kekhawatiran pasar atas kenaikan suku bunga bank sentral Amerika Serikat pada bulan Desember mendatang juga sepertinya masih belum mereda," kata Satrio Utomo.
Bursa regional, di antaranya indeks Hang Seng naik 210,30 poin (0,94 persen) menjadi 22.562,47, indeks Nikkei naik 5,65 poin (0,03 persen) ke level 19.697,04, dan Straits Times melemah 15,61 poin (0,53 persen) ke posisi 2.965,44. (Antara)
Berita Terkait
-
Temui PM Singapura, Pramono Jual Potensi Investasi di Jakarta
-
Harga Minyak Dunia Anjlok Usai AS-Iran Sepakati Perdamaian, Bursa Saham Global Menguat
-
CEO Danantara Sebut Pelemahan IHSG 'Berkah' bagi Investor
-
IHSG-Rupiah Perkasa, Bos Danantara: Investor Mulai Percaya Terhadap Indonesia
-
Rupiah Menguat dan IHSG Terbang, Apakah Damai AS-Iran Jadi Titik Balik Ekonomi RI?
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Bank Mandiri Gelar Mandiri Jogja Marathon 2026 dan Program Mandiri Sahabat Desa di 28 Desa
-
Revisi UU Hak Cipta Bikin Biaya Operasional Usaha Makin Mahal? Ini Kata Pakar
-
BSI Catat DPK Rp382 Triliun, Percepat Ekspansi Global Lewat Dubai dan Siapkan Cabang di Arab Saudi
-
BRI Perkuat Digitalisasi, BRILink Agen Berpeluang Dapat Emas Gratis
-
Nasib Dana Investor DSI Terjawab, OJK dan LPSK Kawal Restitusi Ribuan Korban
-
IMF Peringatkan Risiko Ekonomi Negara Berkembang di Asia
-
Pengguna Livin by Mandiri Tembus 40,3 Juta, Transaksi Digital Capai Rp2.083 Triliun hingga Mei 2026
-
Rupiah Menuju Rp17.500, Pengamat: Sentimen Positif Pengetatan Anggaran MBG dan KDMP
-
Bahlil Ajukan Anggaran Rp 27,33 Triliun untuk ESDM, Disebut untuk Jaringan Gas Warga
-
Emiten WINE Tebar Dividen Rp3,5 per Saham, Bidik Pertumbuhan Pendapatan Lima Persen pada 2026