Suara.com - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) meluncurkan program televisi bertajuk Wondernesia di saluran Discovery dan TLC di seluruh Asia Pasifik mulai 10 Desember 2015 untuk menjaring wisatawan mancanegara (wisman) dari kawasan tersebut.
Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya di Jakarta, Senin (7/12/2015), menyambut baik program Wondernesia yang dibuat untuk konsumsi masyarakat internasional, utamanya yang berada di kawasan Asia Pasifik.
"Wilayah Asia Pasifik terutama Tiongkok, Jepang, Australia, serta Malaysia dan Singapura merupakan pasar utama pariwisata Indonesia. Kelima negara ini tahun lalu memberikan kontribusi hingga 61 persen dari total kunjungan 9,2 juta wisman ke Indonesia," kata Menpar Arief Yahya.
Dalam rangka mencapai target 20 juta wisman ke Indonesia pada 2019, Kemenpar telah melakukan serangkaian kegiatan promosi yang sangat masif dan agresif melalui berbagai media internasional.
Salah satunya adalah dengan meluncurkan Wondernesia yakni sebuah program televisi berdurasi 23 menit dan terdiri dari 12 episode yang diproduksi oleh DNAP (Discovery Networks Asia Pacific) dalam format yang unik.
"Negara kita punya banyak tempat dan budaya yang spektakuler namun kurang dikenal oleh dunia. Melalui acara TV Wondernesia ini kekayaan alam dan budaya kita itu ditampilkan secara kreatif dan menarik untuk konsumsi masyarakat internasional. Saksikan Wondernesia dan buktikan apa yang kami maksud dengan Wonderful Indonesia," katanya.
Program Wondernesia merupakan upaya promosi melalui media televisi internasional dengan pendekatan POS (paid media, owned media, dan social media) dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mancanegara terhadap "branding" Wonderful Indonesia.
Selain itu, langkah tersebut sekaligus untuk mendorong peningkatan kunjungan wisman dari kawasan Asia Pasifik antara lain Tiongkok, Jepang, Korea, Australia dan Selandia Baru, India, Hong Kong, maupun Taiwan.
Vice President Production and Development Discovery Networks Asia-Pacific Vikram Channa menyatakan senang bisa bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata untuk menyajikan tontonan yang kaya dengan cerita dan petualangan melalui pengalaman dari tiga video blogger dari Singapura, Tiongkok, dan Australia yang menjelajahi keindahan alam Indonesia, yang kemudian disebarkan di media sosial.
"Jadi eksplorasi alam dan budaya Indonesia ini dibawa di luar media televisi menjangkau komunitas online juga," katanya.
Untuk meningkatkan daya tarik program ini, Nadya Hutagalung dipercaya sebagai host Wondernesia.
Nadya dipilih karena sosoknya bukan saja terkenal di Indonesia, namun juga tidak asing lagi di dunia internasional karena kariernya yang gemilang sebagai model, presenter, dokumentaris, dan aktivis lingkungan hidup.
"Saya senang dan beruntung sekali jadi host acara ini karena saya berkesempatan untuk mengunjungi berbagai tempat dan melihat kekayaan budaya Indonesia yang selama ini hanya saya dengar dari saudara-saudara saja. Indonesia benar-benar wonderful," kata Nadya.
Program TV Wondernesia akan tayang pada Desember 2015 sampai Maret 2016 di seluruh wilayah Asia Pasifik, termasuk Tiongkok, Jepang, Korea, Australia dan Selandia Baru, India, Asia Tenggara, Hong Kong, dan Taiwan. (Antara)
Berita Terkait
-
AI hingga Sertifikasi Internasional, Kunci Cetak Generasi Unggul di Industri Pariwisata Global
-
Pariwisata Hiburan Naik Kelas, Pengalaman Event Kini Serba Terintegrasi
-
Jawab Kritik DPR, Menpar Widiyanti Jelaskan Soal Ratusan Penghargaan Pariwisata
-
Angkasatour Hadirkan Paket Tour Domestik dan Internasional
-
Kemenpar Klarifikasi Isu Larang Airbnb, Ini Fakta Terkait Penataan OTA di Bali
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya
-
Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan
-
Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya
-
Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
-
Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan
-
Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok