Suara.com - Kondisi keuangan para petani Jerman memburuk "secara drastis" karena penurunan harga dan kemungkinan tidak ada perbaikan dalam waktu dekat. Kondisi ini dikemukakan oleh federasi petani DBV pada Selasa (8/12/2015).
Dalam laporannya untuk periode 2014/2015, DBV menghitung bahwa rata-rata pendapatan bertani merosot 35 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya, jatuh menjadi 43.300 euro (47.000 dolar AS).
Itu berarti bahwa pendapatan rata-rata bulanan seorang petani sebesar 2.500 euro atau 30.000 euro per tahun, kata federasi.
"Penurunan pendapatan mengingatkan pada tahun krisis pada 2008 dan 2009," kata Presiden DBV Joachim Rukwied.
Federasi menunjuk jari pada embargo Rusia atas produk-produk Eropa, pelambatan permintaan dari sejumlah negara Asia dan, lebih umum, "juga diberikan pasar-pasar internasional." Situasi keuangan diperkirakan tetap sulit pada 2015/2016, itu akan berlanjut.
Jerman merupakan produsen pertanian terbesar kedua di Uni Eropa setelah Prancis. (Antara)
Berita Terkait
-
Kekayaan Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang Pilih Jadi Petani Ketimbang Menteri Kepolisian
-
Serap 4 Juta Ton Beras Petani, Bulog Mau Cari Gudang Tambahan
-
Larangan Sawit Jabar Vs Regulasi Nasional: Mengapa Surat Edaran Dedi Mulyadi Rawan Digugat?
-
Menggugat Swasembada Semu! Jangan Biarkan Petani Sekarat Demi Gengsi Statistik
-
Pupuk Bersubsidi Langsung Bergerak di Tahun Baru, 147 Transaksi Terjadi dalam 16 Menit
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
Festival Bidar Palembang: Tradisi Sungai Musi yang Bertahan Sejak Zaman Kesultanan
-
IHSG 'Kebakaran' Imbas Kabar MSCI, Saham-saham Idola Pasar Mendadak ARB!
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
Terkini
-
IHSG 'Kebakaran' Imbas Kabar MSCI, Saham-saham Idola Pasar Mendadak ARB!
-
Purbaya Tunda Pajak E-commerce di 2026, Takut Daya Beli Jeblok
-
KSSK Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Capai 5,4 Persen
-
Rupiah Perkasa, Dolar AS Ambruk ke Level Rp16.730
-
Sempat Kena Suspensi BEI, Emiten PBSA Optimis Target Pendapatan Tercapai
-
Setelah Pengumuman MSCI, IHSG Longsor 6 Persen ke Level 8.393
-
Wabah Penyakit Superflu Bakal Buat Klaim Asuransi Kesehatan Naik
-
Askrindo Pertahankan Sertifikasi Anti Suap
-
Dua Bank Sudah Bangkrut Sepanjang 2026, Terbaru PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR)
-
Rekomendasi Saham-saham IHSG Hari Ini saat Dibayangi Aksi Profit Taking