Suara.com - Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nurhaida mengatakan, tahun 2016 ini pihaknya akan berencana membuat ketentuan, dengan mengeluarkan perubahan aturan transaksi di Pasar modal.
"Memang ada transaksi efek pada dasarnya sudah dijamin, tetapi ada perubahan peraturan transaksi yang berdasarkan jenis sahamnya misalnya jenis efeknya, itu tidak dijamin,"ujar Nurhaida di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (4/1/2015).
Nurhaida menilai, nantinya OJK akan mengawasi dan mengevaluasi jika ada transaksi efek tidak layak dijamin.
"Sekarang semua transaksi dijamin sesuai dengan ketentuan, dan dana jaminan memang ada kan kalau nanti sesuai dengan kajian kalau ada efek yang tak layak untuk dijamin, akan ada listnya akan dievaluasi secara periodik sesuai kebutuhan," ucapnya.
Dirinya menambahkan, nantinya, aturan yang tersebut akan diselesaikan 2016.
"Semua aturan akan rampungkan dan targetkan 2016, sesuai peraturan yang kita prioritaskan dan dibutuhkan," tandasnya.
Untuk diketahui, kegiatan transaksi jual beli saham di Bursa Efek Indonesia, akan diperketat oleh Pengawas Pasar Modal, dengan membuat sejumlah ketentuan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
IHSG Masih Rebound di Sesi I, 630 Saham Meroket
-
Antisipasi Perang, Pemerintah Mulai Impor Minyak AS dan Bangun Storage Baru
-
Batas Maksimal Tarik Tunai ATM Pecahan Rp 20.000, THR Bisa Sepuasnya?
-
Fitch Ratings Soroti MBG, Airlangga: Itu Investasi Menguntungkan
-
Imbas Konflik Timur Tengah, Chandra Asri Group Nyatakan Force Majeure
-
Emiten BUMI Bangkit, Investor Serok Saham di Tengah Teka-teki Hilangnya Chengdong
-
SMF Bakal Ajukan PMN Rp5,39 Triliun untuk Pembiayaan FLPP 2026
-
Emas Antam Mulai Perlahan Naik Lagi, Harganya Kini Rp 3.049.000/Gram
-
Antam Borong 6 Ton Emas per Tahun dari Anak Usaha Merdeka Group
-
Perancis dan Spanyol 'Lawan AS', Tidak Takut Ancaman Embargo Dagang Trump