Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan menilai kinerja dan pergerakan Index Harga Saham Gabungan rendah di tahun 2015. Menanggapi hal tersebut, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Muliaman D. Hadad mengatakan IHSG juga ditentukan oleh suku bunga.
"IHSG menurut saya, akan sangat ditentukan oleh situasi ekonomi dan juga rezim tingkat suku bunga," ujar Muliaman di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (4/1/2015).
Muliaman menambahkan jika terjadi penurunan suku bunga, akan ada peningkatan IHSG. Muliaman mengatakan peningkatan suku bunga bisa memberatkan IHSG.
Dia optimistis pada tahun 2016 terjadi perbaikan ekonomi nasional.
"Saya kira dengan potensi yang ada dan perkiraan pertumbuhan ekonomi yang cukup bagus serta inflasi yang sangat rendah, bisa mendorong bunga overall turn. Saya kira terbuka ruangan, untuk indeks bisa meningkat lebih cepat," katanya.
Mengenai suku bunga Amerika Serikat atau Fed Fund Rate yang berpotensi meningkat, katanya, banyak pertimbangan yang harus dilakukan untuk menyesuaikan suku bunga di Indonesia.
Muliaman menyadari ekonomi Amerika Serikat terlihat menunjukkan perbaikan, namun di Eropa belum terlihat pemulihan.
"Ini harus diperhatikan, bahwa ekonomi kawasan Eropa belum terlalu menunjukkan pemulihan. Ini terjadi juga pada perekonomian Cina dan Jepang," kata Muliaman.
Dirinya menambahkan, ada indikator-indikator yang harus diperhatikan, tidak hanya menaikkan suku bunga.
"Banyak indikator yang perlu diperhatikan. Karena tidak serta-merta kemudian responnya dengan menaikkan suku bunga, karena masih terjadinya kelesuan ekonomi di dalam negeri," kata dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Harga Batu Bara Meroket Imbas Kebijakan China, Menuju Harga Tertinggi?
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Menteri PU: Tidak Ada Lagi Kabupaten/Kota Terisolasi Akibat Banjir Sumatera
-
Harga Makin Naik, Gen Z dan Milenial Kompak Borong Beli Emas
-
DBS: Ekonomi AS Bakal Masuki Era Baru, Utang Bakal Tinggi
-
Laporan Korban Makin Banyak, Ini Metode Penipuan Paling Rentan di Sektor Keuangan
-
Aliran Uang PT Dana Syariah Indonesia Diduga Masuk ke Rekening Direksi
-
Cadangan Hidrokarbon Ditemukan di Sumur Mustang Hitam, Riau
-
OJK Ungkap Dana Syariah Indonesia Terlibat Proyek Fiktif Hingga Skema Ponzi
-
Dorong Melek Keuangan, Pelajar Dibidik Buka Tabungan