Suara.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (21/1/2016) dibuka naik sebesar 19,76 poin ditopang nilai tukar rupiah yang terapresiasi.
IHSG BEI dibuka menguat sebesar 19,76 poin atau 0,45 persen menjadi 4.474,75. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak naik 5,61 poin (0,73 persen) menjadi 774,73.
Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Kamis (21/1/2016) mengatakan bahwa bursa regional yang kembali bergerak menguat menjadi salah satu sentimen yang menopang IHSG, seiring dengan kembali munculnya harapan akan adanya stimulus dari pemerintahan Cina.
"Situasi itu membuat laju IHSG berpeluang akan berada di area positif pada hari ini (21/1/2016). Apalagi kondisi bursa saham di kawasan Asia menguat," kata Reza Priyambada.
Kendati demikian, lanjut dia, pelaku pasar diharapkan mewaspadai kekhawatiran pasar terhadap memburuknya perekonomian global tahun ini setelah lembaga Dana Moneter Internasional (IMF) merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi global.
Sementara itu, analis Reliance Securities Lanjar Nafi menambahkan bahwa pelaku pasar kembali mengakumulasi saham-saham di dalam negeri setelah mengalami penurunan pada hari kemarin (Rabu, 20/1).
"Sebagian pelaku pasar memanfaatkan momentum harga sahan yang telah rendah untuk kembali diakumulasi sehingga IHSG bergerak menguat dengan kisaran terbatas di level 4.420-4.520 poin," papar Lanjar Nafi.
Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng menguat 218,05 poin (1,15 persen) ke level 19.104,35, indeks Nikkei naik 265,92 poin (1,62 persen) ke level 16.682,11 dan Straits Times menguat 9,23 poin (0,36 persen) ke posisi 2.568,91. (Antara)
Berita Terkait
-
Sempat Tembus 9.100, IHSG Berakhir di Level 9.075
-
BUMI Terkoreksi ke Level Rp408, Analis Ungkap Target Harga Saham
-
Saham-saham Tekstil Langsung ARA Usai Pemerintah Siapkan Suntikan Dana Triliunan
-
Suntikan Aset dan Efisiensi Operasional, Saham INDS Meroket 145% Hingga Tembus ARA
-
IHSG Bidik Level 10.500: Mirae Asset Tetap Bullish di Tengah Tantangan Rupiah
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- Bukan Sekadar Wacana, Bupati Bogor Siapkan Anggaran Pembebasan Jalur Khusus Tambang Tahun Ini
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Ponzi Berkedok Syariah, OJK dan PPATK Jelaskan Kasus Fraud Pinjol Dana Syariah Indonesia
-
Airlangga Yakin Lahan Papua Lebih Bagus untuk Food Estate Ketimbang Australia
-
Airlangga Klaim SPPG Model Bisnis Aman: Jaminannya APBN MBG Rp 335 Triliun
-
Perempuan Lentera Kehidupan Hadir dalam 12 Potret Terbaik dari Jurnalis Nasional di MRT Bundaran HI
-
Indonesia Siapkan Ekosistem Semikonduktor, Libatkan Inggris dengan Anggaran 125 Juta USD
-
Perluas Akses Air Bersih Pascabencana, Kementerian PU Bangun 57 Titik Sumur Bor di Aceh
-
Pelni Logistics Bidik Kinerja Bongkar Muat Peti Kemas Capai 56.482 TEUs di 2026
-
Total Investasi ke RI Melesat di 2025 Capai Rp 1.931,2 Triliun
-
Airlangga Ungkap Pemerintah Siapkan Dana 6 Miliar USD demi Bentuk BUMN Tekstil Baru
-
Langkah Trump Berdampak ke Harga Perak, Potensi Geger Geopolitik Masih Ada