Salah satu mall milik Lippo Mall [lippomals.com]
PT Lippo Karawaci Tbk (“LPKR”) pada hari ini, Selasa (9/2/2016) mengumumkan rencana akuisisi Lippo Mall Kuta oleh Lippo Mall Indonesia Retail Trust (“LMIRT”) serta rencana akuisisi bersama atas Lippo Plaza Jogya dan Siloam Hospitals Yogyakarta masing-masing oleh LMIRT dan First REIT dengan total senilai Rp 1,7 triliun.
Bapak Ketut B. Wijaya, Presiden Direktur LPKR menyatakan dirinya bangga untuk melaporkan bahwa perusahaan telah berhasil melewati tahun 2015 yang penuh tantangan ditengah-tengah kondisi pasar properti yang melemah. "Caranya dengan memanfaatkan kekuatan kami, yaitu pada proyek-proyek terpadu yang terletak di kota-kota besar utama di seantero Indonesia yang mana beberapa proyek telah berhasil diluncurkan pada tahun lalu di antaranya proyek-proyek kami yang berlokasi di Manado dan Orange County, Cikarang, yang telah berkontribusi terhadap pendapatan dan laba untuk tahun 2015. Yang lebih penting, kami akan terus fokus pada program asset light kami, dengan strategi recycling capital yang berkelanjutan," kata Ketut dalam pernyataan resmi, Selasa (9/2/2016).
Bapak Ketut B. Wijaya, Presiden Direktur LPKR menyatakan dirinya bangga untuk melaporkan bahwa perusahaan telah berhasil melewati tahun 2015 yang penuh tantangan ditengah-tengah kondisi pasar properti yang melemah. "Caranya dengan memanfaatkan kekuatan kami, yaitu pada proyek-proyek terpadu yang terletak di kota-kota besar utama di seantero Indonesia yang mana beberapa proyek telah berhasil diluncurkan pada tahun lalu di antaranya proyek-proyek kami yang berlokasi di Manado dan Orange County, Cikarang, yang telah berkontribusi terhadap pendapatan dan laba untuk tahun 2015. Yang lebih penting, kami akan terus fokus pada program asset light kami, dengan strategi recycling capital yang berkelanjutan," kata Ketut dalam pernyataan resmi, Selasa (9/2/2016).
Dalam kesempatan yang sama, Ketut melaporkan bahwa LPKR telah menandatangani akta perjanjian jual beli bersyarat ("CSPA") untuk dua mal dan satu rumah sakit dengan REITS. "Ini akan memberikan hasil bagi kami sebesar Rp 1,7 triliun," ujar Ketut.
LPKR melalui anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya secara tidak langsung telah menandatangani CSPA dengan LMIRT untuk rencana akuisisi Lippo Mall Kuta senilai Rp 800 miliar. Mal ini merupakan bagian dari enam lantai pengembangan gedung multi fungsi yang terdiri atas komponen mal ritel serta 180 kamar hotel premium yang sedang dibangun yang terletak di Kuta, Bali, tempat tujuan wisata terkemuka di Indonesia. Lippo Mall Kuta, adalah mal ritel tiga lantai sebagai pusat gaya hidup dengan area sewa bersih sebesar 21.132 meter persegi yang telah dibuka sejak tahun 2013. Para penyewa mal termasuk berbagai merek internasional dan lokal seperti Nike, Bata, Quiksilver, Planet Sports, Matahari Dept Store, Hypermart dan Cinemaxx.
LMIRT dan First REIT telah menandatangani akta Usaha Bersama (“Joint Venture”) atas rencana akuisisi bersama untuk bangunan terintegrasi ("The Property") yang terdiri atas komponen mal ritel yang dikenal sebagai Lippo Plaza Yogya dan komponen rumah sakit yang dikenal sebagai Siloam Hospitals Yogyakarta. Akuisisi bersama ini disusun sedemikian rupa seperti yang telah dikemukakan di atas karena saat ini di Yogyakarta tidak ada peraturan yang mengijinkan pemerintah daerah Yogyakarta untuk memilah properti dan mengeluarkan akta sertifikat strata secara terpisah. Oleh karena itu, Joint Venture Indoco telah menandatangani CSPA untuk rencana akuisisi tersebut dan akan memegang The Property tersebut dalam satu akta sertifikat strata dengan total senilai Rp 900 miliar. Siloam Hospitals Yogyakarta, dengan luas kotor bangunan (“GFA”) sebesar 12.474 meter persegi serta kapasitas maksimum sebanyak 240 tempat tidur akan diakuisisi senilai Rp 400 miliar, sedangkan sisanya Rp 500 miliar merupakan nilai dari Lippo Plaza Jogya, dengan GFA sebesar 66.098 meter persegi, yang terdiri atas 35.965 meter persegi untuk mal dan 30.133 meter persegi untuk wilayah parkir, yang telah diisi oleh beragam penyewa termasuk bioskop, para penjual makanan serta hypermarket. Mal ini telah menjadi salah satu pusat gaya hidup terbaru di Yogyakarta, dan telah beroperasi sejak Bulan Juni 2015.
Penyelesaian akuisisi atas properti-properti tersebut akan bergantung pada, diantaranya adalah persetujuan dari para pemegang unit penyertaan dari REITS serta dengan persetujuan dari Monetary Authority of Singapore (“MAS”) dan Singapore Exchange Securities Trading Limited.
LPKR adalah perusahaan properti terbesar yang tercatat di bursa Indonesia berdasarkan jumlah aset dan pendapatan, didukung oleh land bank yang luas dan basis pendapatan recurring yang kuat.
Bisnis LPKR terdiri dari Residential/Townships, Mal Retail, Hospitals, Hotels dan Manajemen Aset.
LPKR tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp 24.3 triliun atau US$ 1,8 miliar per 29 Januari 2016.
Komentar
Berita Terkait
-
Bos Lippo Ungkap 5 Modal Indonesia Hadapi Ketidakpastian Global 2026
-
Bukan Sekadar Kafe Biasa: Arcafe Resmi Dibuka, Siap Bawa Fans 'Masuk' ke Dunia Jujutsu Kaisen!
-
Sengketa Tanah JK vs Lippo Group! Menteri ATR/BPN Ungkap Fakta Pemilik yang Sah
-
4 Fakta Jusuf Kalla Geram, Tuding Rekayasa Mafia Tanah GMTD Lippo Group
-
LIppo Group Genjot Penyedian Hunian 3 Juta Rumah Lewat Renovasi 1.500 Hunian di Malang
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
Terkini
-
Profil Ari Askhara: Dirut Baru HUMI, Pernah Kena Kasus Penyelundupan
-
KB Bank Dukung Ekspansi Industri Petrokimia Nasional lewat Kredit Sindikasi
-
Saham-saham Tekstil Langsung ARA Usai Pemerintah Siapkan Suntikan Dana Triliunan
-
Suntikan Aset dan Efisiensi Operasional, Saham INDS Meroket 145% Hingga Tembus ARA
-
Dapat Restu ESDM, Vale Gaspol Lakukan Operasional
-
Selain BBM, SPBU Kini Gali Cuan dari Air Minum Isi Ulang
-
IHSG Bidik Level 10.500: Mirae Asset Tetap Bullish di Tengah Tantangan Rupiah
-
Danantara Pastikan PT Timah Bukan Masuk Radar Penyuntikan Dana
-
Apa Itu Rekening Koran dan Apa Fungsinya? Ini yang Perlu Dipahami
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria