Ketua DPR Ade Komaruddin. [suara.com/Meg Phillips]
Ketua DPR Ade Komarudin mengatakan tidak ada kaitannya antara data Panama Papers dengan kevalidan pembayaran pajak seorang wajib pajak di Indonesia. Politisi Golkar ini menyebut, data pembayaran pajak yang valid adalah Dirjen Pajak.
"Patokan yang resmi Insya Allah di Dirjen Pajak, ada semua datanya. Cek dulu ke sana. Kalau mereka secara UU bisa mengeluarkan (data ke publik), pasti dikeluarkan, kalau tidak ya tidak," kata Ade di DPR, Jakarta, Rabu (6/4/2016).
Politisi Golkar ini menyebut, data Panama Papers ini tidak akan menjadi dasar untuk percepatan pembahasan RUU Tax Amnesty. Menurutnya, pembahasan RUU Tax Amnesty memang sudah masuk prioritas Program Legislasi Nasional (Prolegnas) periode masa sidang ini. Sehingga, DPR memang sudah punya target untuk menyelesaikan RUU tersebut pada periode masa sidang kali ini.
"Tidak ada urusan itu. Tapi saya ingat (RUU Tax Amnesty) di Sekjen ini masuk prioritas," kata Ade.
Ade mengatakan, belum bisa dipetakan sikap fraksi dalam penyelesaian RUU ini. Katanya, RUU ini akan diserahkan kepada Komisi XI DPR untuk segera dibahas.
"Mudah-mudahan mulai hari Senin akan dibuat Panitia Kerja dan Panja itu yang akan membahasnya," ujar dia.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan