Suara.com - Masyarakat di Indonesia masih banyak yang belum bisa membedakan antara Danareksa dan Reksa Dana. Dua kata ini memiliki kemiripan tetapi artinya sangat berbeda.
Danareksa merupakan nama salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang investasi. Salah satu anak usahanya, Danareksa Investment Management, menjual produk investasi sehingga disebut sebagai manajer investasi.
Lalu apakah reksa dana? Reksa dana adalah produk investasi seperti layaknya deposito di bank. Reksa dana akan menjadi wadah uang dari masyarakat yang selanjutnya akan digunakan untuk membeli sekumpulan surat berharga, baik dalam bentuk saham, obligasi, deposito, atau lainnya yang dikelola oleh manajer investasi.
Tergantung dari isi instrumen investasinya -- atau disebut portofolio -- reksa dana bisa dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu reksa dana pasar uang, reksa dana pendapatan tetap, reksa dana saham dan reksa dana campuran. Masing-masing jenis reksa dana tersebut memiliki karakter yang berbeda dan bisa dijadikan alternatif pilihan disesuaikan dengan sifat investornya.
Secara lebih rinci, reksa dana pasar uang terdiri dari deposito dan surat utang yang jatuh tempo kurang dari setahun. Reksa dana pendapatan tetap terdiri dari 80% obligasi atau surat utang dan 20% sisanya instrumen lain. Adapun reksa dana saham portofolionya terdiri dari 80% saham, sisanya instrumen lain. Reksa dana campuran terdiri dari berbagai instrumen keuangan yang komposisinya tergantung kebijakan dari manajer investasinya.
Reksa dana, sebagai produk investasi seperti halnya deposito atau obligasi, menawarkan potensi keuntungan bila investor menaruh uang dalam jangka waktu tertentu. Walaupun berinvestasi dalam reksa dana hampir sama dengan menaruh uang dalam deposito, setidaknya ada empat hal yang berbeda.
Pertama, investasi awal reksa dana lebih murah mulai dari Rp 50.000. Kedua, reksa dana lebih likuid karena bisa dijual kapan saja tanpa terkena penalti. Ketiga, reksa dana tidak terkena pajak, berbeda dengan deposito yang dikenakan pajak bunga sebesar 20%. Keempat, reksa dana bebas biaya administrasi dan mayoritas reksa dana pasar uang tidak mengenakan biaya saat pembelian dan penjualan.
Dari penjelasan diatas kita sudah dapat melihat perbedaan antara Danareksa dan Reksa Dana. Danareksa adalah salah satu perusahaan yang mengeluarkan produk investasi bernama reksa dana, sedangkan reksa dana adalah nama produk investasi yang dikeluarkan oleh Perusahaan Manajer Investasi.
| Published by Bareksa.com |
Tag
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang
-
Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?
-
Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang
-
Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024
-
Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta
-
Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang
-
Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi
-
Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste
-
Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu
-
Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite